Sejumlah Pejabat PU Sumsel Diperiksa Tim Pidsus Kejagung

PEJABAT DIPERIKSA: Sejumlah pejabat Pemprov Sumsel diperiksa tin jaksa dari Kejagung, Rabu (30/11) Foto/Wahyu

PEJABAT DIPERIKSA: Sejumlah pejabat Pemprov Sumsel diperiksa tim jaksa dari Kejagung, Rabu (30/11) Foto/Wahyu

 

Palembang –Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memenuhi panggilan tim jaksa Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Rabu (30/11).

Pantauan Koran Kito menunjukkan para pejabat itu dimintai keterangan di lantai satu gedung Kejati Jalan Gubernur H A Bastari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I. Kadis PU Pengairan Rinhardi tiba di Kejati sekitar pukul 11.00 untuk melengkapi data. Sebelumnya Selasa (29/11) Rinhardi dimintai keterangan di Kejati sekitar pukul 09.00 hingga pukul 19.00. Sedangkan Kabid Jalan dan Jembatan Wilayah I PU BM Muchtar tiba di Kejati, Rabu (30/11) sekitar pukul 09.00 hingga pukul 13.00. Lalu Kabid Jalan dan Jembatan Wilayah II PU BM Yunil terpantau meninggalkan Kejati selepas makan siang. Sebaliknya Sekretaris Dinas PU BM Muzakir tiba sekitar pukul 12.00.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah pejabat tersebut dimintai keterangan oleh tim jaksa Pidsus Kejagung terkait dengan harga perkiraan sendiri (HPS) untuk barang dan jasa sejumlah proyek tahun anggaran 2015. ‘’Dari tiap proyek yang ada di sejumlah dinas tersebut telah terjadi pemotongan atau fee yang besarnya bervariasi,’’ ujar sumber Koran Kito yang enggan disebut namanya.

Ia juga mengungkapkan, tim jaksa dari Kejagung sudah tiba di Palembang sejak Senin (28/11) berjumlah enam orang dan dilanjutkan pemeriksaan 24 pejabat sejak Selasa (29/11). (korankito.com/denny)