Polda Sumsel Bekuk Begal di Basuki Rahmat

TERSANGKA – Ramadhan (17), tersangka begal setelah diamankan di Polda Sumsel. Foto/Kardo

Palembang – Jajaran dari Unit Jatanras Polda Sumsel, berhasil menangkap satu pelaku begal yang melakukan aksi pembegalan di Jalan Basuki Rahmat tepatnya Hotel Aston beberapa waktu lalu. Penangkapan itu, berawal dari pengakuan tersangka lainnya yakni Airlangga yang ditangkap lebih dulu oleh anggota Polda Sumsel. Berlanjut dengan tertangkap satu tersangka lagi yakni Ramadhan (17) warga Jl Betawi 1 Kecamatan Borang Palembang, Senin (28/11).

Dihadapan petugas, tersangka mengaku jika saat itu dirinya bersama Airlangga melakukan aksi begal lantaran tak mempunyai uang untuk membeli miras dan narkoba jenis shabu.

“Mau beli miras sama shabu pak, kemarin motor Honda Beat hasil kami begal dijual seharga Rp 2 juta dan saya habiskan foya-foya sama Airlangga,” ungkap tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel, Selasa (29/11).

Selain itu, tersangka juga mengaku jika sudah melakukan aksi begal sebanyak dua kali dan aksi yang pertama dilakukan di wilayah Sapta Marga. “Ini yang kedua pak, kemarin di Sapta Marga tapi gagal karena hampir ketahuan,” tambahnya.

Sementra itu, Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga, didampingi Kasubdit lll Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Hans Rahmatullah menjelaskan, jika penangkapan tersangka berawal dari pengembangan tersangka lain yang ditangkap sebelumnya. Dan menurut pengakuan tersangka, jika aksi tersebut bukan aksi yang dilakukan tersangka pertama kali.

“Tersangka kita tangkap saat sedang nongkrong di daerah Celentang, dan penangkapan tersebut sesuai pengembangan dari tersangka Airlangga yang sebelumnya ditangkap lebih dulu. Kini tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara,”  tukas Daniel. (korankito.com/kardo)