Polda Sumsel Antisipasi Aksi Teror Akhir Tahun

img_2753

PERIKSA PASUKAN – Kapolda Sumsel Irjen Djoko Prastowo beserta Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen Sudirman berjalan bersama memeriksa pasukan pada apel gelar pasukan di Mapolda Sumsel, Selasa (28/11). Foto/Kardo

Palembang – Jelang akhir tahun, jajaran kepolisian Polda Sumsel beserta TNI dan beberapa instansi terkait, menggelar apel kesiapan pasukan gabungan. Apel dilaksanakan untuk melakukan pengamanan di berbagai titik di Sumsel.

Apel yang dilakukan di halaman Mapolda Sumsel, Selasa (29/11) sekitar pukul 09.00, selain anggota kepolisian, dihadiri juga beberapa anggota TNI, Basarnas, dan instansi terkait. Bahkan apel juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki yang juga turut langsung dalam upacara apel tersebut.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo saat memimpin apel mengatakan, jika apel tersebut bertujuan untuk membentuk kesiapan-kesiapan para anggota dan persenjataan dalam menjalankan beberapa agenda yang akan dilakukan menjelang akhir tahun.

“Ada beberapa agenda berkembang dan isu yang akan dijalankan dalam beberapa bulan kedepan, untuk mengantisipasi aksi terror yang yang dapat merusak tatanan dan stabilitas masyarakat menjelang akhir tahun, dimana kita akan menjalani perayaan Natal, tahun baru, dan pilkada serentak yang akan dilakukan di Kabupaten Muba,” ungkap Djoko, Selasa (29/11).

Selain itu, dirinya juga mengatakan, jika gelar pasukan kali ini juga bertujuan untuk melihat persiapan anggota dan sejumlah perlengkapan untuk mengamankan aksi damai atau unjuk rasa umat islam yang akan dilakukan 2 Desember mendatang. Bahkan pihaknya beserta TNI, Basarnas, Pemerintah Daerah beserta instansi terkait akan langsung melakukan pengamanan arus eksodus para pengunjuk rasa yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai tersebut.

“Kita juga akan melakukan pengamanan terkait aksi yang akan dilakukan tanggal 2 Desember mendatang, namun kita masih berfokus di Sumsel karena untuk di Jakarta sudah ada anggota pusat yang diturunkan disana,” jelasnya.

Selain aksi teror dan pengamanan aksi damai, dirinya juga menjelaskan, jika para anggotanya juga akan ditugaskan untuk siap siaga terkait perubahan cuaca ekstrim yang memicu rawannya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan kecelakaan yang diakibatkan cuaca buruk. Timnya pun akan segera melakukan evakuasi dan pengamanan demi terjaganya keamanan dan kenyamanan masyrakat Sumsel. Bahkan, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak terlalu khawatir dalam menjalankan tugas-tugas seperti biasa.

“Pokoknya, Polri, TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait, kini siap untuk mengamankan Sumsel dan disini Polri tidak berdiri sendiri ada banyak elemen yang juga membantu Polri dalam mengamankan keamanan masyarakat dari aksi terror. Dan semua, kita akan menyatu demi menciptakan keamanan sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” tegas Djoko. (korankito.com/kardo)