Bisa Dipercaya

750 Personel Siap Amankan Aksi 212

dscn2247
APEL – 750 personel yang terdiri dari Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang akan disiagakan untuk mengawal aksi 212 di Palembang, Selasa (29/11). Foto/Denny

Palembang – Meskipun hingga saat ini unjuk rasa bertema Bela Islam Jilid III yang akan dilakukan secara serentak pada 2 Desember nanti, belum terdeteksi di Kota Palembang, Jajaran Polresta Palembang tetap akan mengantisipasi terjadi gerakan masa tersebut.

Sedikitnya, kurang lebih 750 personel yang terdiri dari Polri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang akan disiagakan dalam menjaga keamanan, ketertiban Kota Palembang.

Berita Sejenis

1.068 Aparat Gabungan Amankan Hari Buruh

Massa Geruduk Kantor DPRD Sumsel

Warga Desak Dewan Cabut Izin PT Cikencreng

1 daripada 3

“Kurang lebih 750 personil, terdiri Pol PP, TNI, Dishub, dan Pol PP. Berkaitan dengan demo tanggal 2, untuk sementara belum ada,” ucap Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintoro Hari Bawono usai ditemui Apel Gelar Pasukan Unjuk Rasa Serentak, di Mapolresta Palembang, Selasa (29/11) pagi.

Lanjutnya, apel yang digelar tersebut, merupakan sarana untuk mengecek kesiapan anggota yang akan menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat. “Nantinya, kita akan terus berkomunikasi, tentunya Polri mendukung penyampaian aspirasi masyarakat dan wajib diamankan,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo yang didaulatkan sebagai komandan apel mengatakan, meski sejumlah jajaran mengadakan apel kesiapan, namun ia berharap agar demo ini tidak terjadi di Kota Palembang

“Meskipun ada, semoga situasi tetap kondusif, dan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya usai ‎menjadi komandan Apel.

Ia pun menerangkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) kota Palembang telah melakukan koordinasi ‎dengan FKUB, ormas islam, dan forum masyarakat untuk membahas masalah yang terjadi sekarang ini.

“Silahkan menyampaikan aspirasi dengan baik, teratur, dan elegan. Menyampaikan aspirasi itu perlu untuk menuju daerah yang lebih baik, dan untuk itu juga perlu diadakan kerjasama yang baik,” tegasnya.

Selain untuk menindaklanjuti dan mengantisipasi demo, gelar pasukan ini juga diadakan untuk mengamankan kesiapan perayaan natal dan tahun baru, Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2017, serta perubahan cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana alam.‎

“Dengan demikian, sehingga perlu kita antisipasi dan dikelola dengan baik. Dilaksanakan dan memanfaatkan kesiapan jajaran untuk mengantisipasi hal ini,” terangnya.‎ (korankito.com/denny)