Potong Tumpeng untuk Anak Negeri Megalit

SYUKURAN FILM: Bupati Lahat Aswari Riva'i menyampaikan sambutannya dalam syukuran dimulainya penggarapan film Anak Negeri Megalit, di Pendopo Dinas Lahat, Senin (28/11). Foto/Humas

SYUKURAN FILM: Bupati Lahat Aswari Riva’i menyampaikan sambutannya dalam syukuran dimulainya penggarapan film Anak Negeri Megalit, di Pendopo Dinas Lahat, Senin (28/11). Foto/Humas

 

Lahat – Penggarapan film Anak Negeri Megalit yang diproduksi Artejo Promosindo Production bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat segera dimulai ditandai dengan syukuran, di Pendopo Dinas Bupati, Senin (28/11).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lahat Aswari Riva’i menyampaikan, keberadaan megalit merupakan kebanggaan Kabupaten Lahat. ‘’Menurut saya megalit itu memiliki nilai sejarah yang panjang sebab sudah berumur 3.000 tahun, sebagai peninggalan nenek moyang kita untuk anak dan cucu agar dapat mempelajarinya,’’ kata Bupati.

Aswari mengajak untuk mendoakan film ini agar menjadi film yang baik dan ditonton oleh banyak orang dan akan dikenal di seluruh Indonesia. ‘’Saya bangga dengan film yang mengkisahkan pendidikan di Bangka yaitu Laskar Pelangi penuh dengan edukasi banyak memberikan semangat saya tahu Bangka akan terkenal dengan adanya film tersebut,’’ paparnya.

Ada pula, tambahnya, film sangat terkenal di Sumatera Selatan dulu pernah dibuat film Mengejar Angin, ceritanya identik dengan bajing loncat pada saat itu karena orang tuanya dapunta seorang bajing loncat Palembang-Lahat seperti itu dulu tapi sekarang tidak lagi. ‘’Sekarang sudah aman masyarakatnya sudah banyak yang baik. Dengan ucapan Bismillahirohmanirohim produksi dan penayangan film Anak Negeri Megalit segera kita laksanakan,’’ ujar Aswari sembari memotong tumpeng menandakan dilaunchingnya penggarapan film yang berlatarbelakang syuting di Bumi Seganti Setungguan.

Hadir dalam acara tersebut aktor dan aktris serta sutradara film ini, diantaranya Pong Harjatmo dan Amir Gumay, Ketua Dewan Kesenian Lahat serta SKPD dan crew. (Hasjim)