Bisa Dipercaya

Nadine ‘Mewek’ di Puncak Carstensz

Saat kaki Nadine Chandrawinata menjejak Puncak Cartenz, air mata pun langsung berderai. Ia ‘mewek’ (menangis, red) karena tak menyangka bisa berada di puncak gunung tertinggi di Indonesia itu.

Sebab, bukan hal mudah saat mendaki gunung tinggi bersalju di kawasan Papua tersebut. Selain medan bersalju yang sulit, ketinggian Cartenz membuat sang artis harus berhenti berkali-kali, sebelum tiba di puncak.

Berita Sejenis

SMKN 2 Palembang Bidik World Class

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

Terduga Teroris ‘Jakfar’ Dikenal Tertutup di…

1 daripada 3.067

“Senangnya bukan main. Tapi pas di puncak aku jadi cengeng sih, karena aku nggak menyangka bakal ada di puncak,” ujar Nadine di Jakarta, beberapa hari lalu.

Perihal rintangan, Nadine mengatakan situasinya benar-benar berbeda dengan gunung lain di nusantara.

“Kena hipotermia semuanya. Makanya setiap 500 meter kita berhenti. Kita buka tenda. Itu perjalanan dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Itu jalan aja dan harus jalan gak boleh berhenti. Semakin jalan semakin baik,” lanjutnya.

Dalam keadaan ‘kacau’, Nadine mengonsumsi bawang putih. Ini penting, karena berada di ketinggian membuat tubuhnya limbung. Kalau tidak kuat fisik bisa ambruk karena sirkulasi darah tak teratur.

“Semakin tinggi, di ketinggian 3.000 meter udah kerasa pusing pertanda bahwa sakit ketinggian. Kita memang sudah dibekali untuk obat manjurnya yaitu bawang putih. Pada saat merasa pusing harus makan bawang putih itu untuk sirkulasi kita supaya tidak pusing,” tutupnya. O wib / berbagai sumber