Bisa Dipercaya

Asnawi Harus Pilih Salah Satu

komisi1-darmawan
Ketua DPRD Kota Palembang, Darmawan (foto/net)

Palembang – Dirut PD Pasar Palembang Jaya (PD Pasar) sekaligus Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang, Asnawi P Ratu, mendapat teguran keras dari BAZNAS Pusat. Teguran keras itu terkait rangkap jabatan yang dilakukannya baik sebagai Dirut PD Pasar merangkap sebagai Ketua BAZNAS Kota Palembang. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Dharmawan, Senin (28/11).

Ia mengungkapkan berdasarkan surat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat tanggal 19 Oktober 2016 dengan Nomor 377/BP/BAZNAS/X/2016 yang ditujukan untuk Ketua BAZ Kota Palembang dengan tembusan Walikota Palembang dan BAZNAZ Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditandatangi langsung oleh Ketua BAZNAS Pusat Bambang Sudibyo. Dimana, poin utamanya menyarankan agar Asnawi P Ratu dapat memilih salah satu dari dua jabatan yang diemban saat ini.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

Karena dalam pelaksanaanya akan mengganggu kinerja.Hal itu juga diperkuat dalam Peraturan Badan Amil Zakat  Nasional (BAZNAS) Nomor 1 Tahun 2014 tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tidak boleh rangkap jabatan.

Aturan itu tertuang dalam pasal 2 ayat 3 dimana, poinya berbunyi pimpinan bukan berasal dari pejabat negara atau pejabat yang menduduki jabatan struktural pemerintahan. Atas dasar itu, wakil rakyat yang duduk di DPRD Palembang meminta agar semua pihak dapat mematuhi aturan yang berlaku.

“Kalau memang sudah ada aturan pusat, tentu Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus menjalankannya,”katanya.

Menurut politisi PDIP ini, Pemkot Palembang dalam hal ini Walikota Palembang harus segera mungkin untuk mengambil langkah untuk menindaklanjuti surat dari BAZNAS pusat tersebut.

“Harus cepat, apalagi hal itu berkaitan erat dengan kinerja seorang pejabat. Kalau sudah aturan, harus dilaksanakan, kan sudah ada PP BAZNAS yang tidak memperbolehkan rangkap jabatan,”katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palembang sekaligus Kepala PD Pasar Asnawi P Ratu belum bisa bicara banyak terkait hal itu. “Maaf nanti saja. Saya sedang di kuburan,”katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon. (korankito.com/ria)