Bisa Dipercaya

Menyatroni Rumah Polisi, Andi Bonyok Diamuk Massa

DIAMUK MASSA : Tersangka Andi bonyok dihajar massa diamankan polisi, setelah ketahuan bobol rumah seorang polisi, Jumat (25/11) siang. Foto/Denny
DIAMUK MASSA : Tersangka Andi bonyok dihajar massa diamankan polisi, setelah ketahuan bobol rumah seorang polisi, Jumat (25/11) siang. Foto/Denny

Palembang- Seorang pencuri, Andi (40) bonyok dihajar massa setelah ketahuan membobol rumah anggota kepolisian yang berdinas di Polda Sumsel, Jumat (25/11) siang.

Akibat perbuatannya itu, tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Kopral Paiman, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang, kini harus mendekam disel tahanan Mapolresta setelah diamankan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang yang sedang patroli keliling.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersebut dilakukan tersangka bersama KR (belum tertangkap) menyatroni rumah korban IRF (31) di Perumahan OPI Jakabaring, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Ketika itu keduanya mendatangi target kejahatan, setibanya di lokasi KR langsung masuk ke perkarangan rumah korban, sementara Andi duduk di atas sepeda motor melihat situasi sekitar. Namun, ketika sedang mencongkel jendela bagian depan rumah korban, aksi KR diketahui oleh warga sekitar yang langsung berteriak maling.

Pelaku KR berhasil melarikan diri, sementara tersangka Andi diamankan warga. Tak pelak, tersangka menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan ulahnya. Unit Pidum Polresta Palembang yang sedang melakukan patroli keliling, langsung mengamankan pelaku. “KR itu pak yang mengajak saya untuk mencuri. Saya tidak tahu, apa yang dia kerjakan didalam, saya hanya menunggu di luar. Tiba-tiba warga berteriak maling, dia lari. Saya ditangkap polisi,” ucap tersangka Andi saat ditemui di ruang Unit Pidum Polresta Palembang.

Sementara itu, korban IRF mengatakan jika dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Hanya saja, saat ia hendak pergi bekerja, istrinya menelponnya dan mengatakan ada orang yang hendak mencuri di rumahnya. “Kalau kejadiannya saya tidak tahu, istri saya yang menelpon dan bilang kalau ada maling. Waktu itu, hanya ada istri saja di rumah, saya sudah pergi bekerja. Saat pelaku mau mencongkel jendela, ada warga yang berteriak maling, jadi berhasil diamankan,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan tertangkapnya pelaku percobaan pencurian tersebut. Menurutnya, saat ini, Unit Pidum Polresta Palembang akan melakukan pengembangan terhadap tersangka. “Barang bukti yang kita amankan, obeng yang digunakan pelaku untuk mencongkel jendela, motor yang dikemudian pelaku, serta kunci gembok yang di rusak oleh pelaku,” singkatnya. (korankito.com/Denny)