Sumsel Hasilkan 4000 Ton Sampah Setiap Hari

 

Kepala Balai Lingkungan Hidup Sumsel Lukitariati. Foto/Azza

Kepala Balai Lingkungan Hidup Sumsel Lukitariati. Foto/Azza

Palembang – Sumatera Selatan (Sumsel) hasilkan 4000 ton sampah setiap hari yang didominasi dari rumah tangga, persoalan ini akan menjadi prioritas penanganan Badan Lingkungan Hidup (BLH) terutama menjelas Asian Games 2018.

Menurut Kepala BLH Sumsel Lukitariati, saat ini Sumsel tengah sibuk memoles dan mempercantik diri untuk menyambut event internasional Asian Games 2018, maka masalah sampah menjadi prioritas penanganan. “Setiap hari satu orang menghasilkan ½ kg sampah. Dan diketahui jumlah penduduk di Sumsel mencapai 8 juta jiwa, artinya 4000 ton sampah yang kita hasilkan setiap hari,” ujarnya saat rehat seminar bertajuk Gerakan Tiga Hari Kelola Sampah, Pilah, Kompos dan Daur Ulang Menuju Indonesia Bersih Sampah 2020, di Palembang, Kamis (24/11).

Untuk mengurangi sampah, lanjutnya selain dengan sosialisasi pada masyarakat mengenai bagaimana cara mengurangi sampah setiap harinya, sampah juga bisa dimanfaatkan dengan cara didaur ulang untuk sampah anorganik atau dibuat kompos untuk sampah organik. “Sampah yang ada sebenarnya bisa digunakan kembali dalam bentuk yang lain, bisa dikelola menjadi kompos maupun sampah plastik yang berpotensi dijadikan sebagai bahan bakar,” jelasnya.

Pemanfaatan sampah anorganik berupa plastik bekas juga bisa diolah kembali menjadi bahan baku pembuat plastik, namun, hal itu memerlukan kerjasama dan dukungan semua pihak. ‘’Dalam pelaksanaannya, yang menjadi kendala yaitu sampah di Sumsel, khususnya di Palembang banyak yang tidak terpilah,’’ paparnya.

Sehingga, tambahnya, cukup sulit untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Selain itu, kesadaran dari masyarakat untuk mengkompos sampah juga masih minim. “Jadi mari sama-sama kita memikirkan dan berusaha optimalkan pemanfaatan sampah dan bagaimana cara mengurangi penghasilan sampah setiap harinya,” singkatnya. (korankito.com/Azza)