Antasari: Sekarang Keluarga Nomor Satu

1_1Palembang – Delapan tahun, Antasari Azhar berada di dalam penjara. Setelah menjalani masa hukuman, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini diundang oleh Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang di Gedung Aula Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Unsri Bukit Besar Palembang.

Hadir pada acara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman, Mantan Walikota Palembang Edi Santana Putra, Wakil Rektor III Unsri, Dr dr HM Zulkarnain, para dosen serta mahasiswa Unsri.

Menurut Antasari Azhar, dirinya setelah kuliah masuk Departemen Kehakiman kemudian di KPK tetapi ujungya terpenjara. Nah inilah indahnya karier.

Semua proses harus dijalankan karena proses pidana sebagai penegak hukum harus ditaati. “Saya menjalani pidana itu dengan ikhlas. Selama delapan tahun saya tidak dendam kepada siapapun. Begitu masuk penjara belum dapat apa-apa. Begitu keluar dapat cucu,” ungkapnya.

Soal langkah ke depan, mantan Alumni Fakultas Hukum Unsri itu mengatakan, saat ini ia menyadari diri sendiri, menyesuaikan diri dulu. “Jadi beri saya waktu, saya ingin berkumpul bersama istri dan anak cucu saya. setelah itu saya mencari keadilan,” katanya.

Saat itu masih di KPK, keluarga itu nomor dua, nomor satu negara. “Nah, ketika saya masuk penjara, yang pertama keluarga. Jadi jangan lupakan keluarga, karena keluarga adalah nomor satu,” terangnya.

Sekda Provins Sumsel, H Mukti Sulaiman, menyampaikan, selamat datang dan bisa silaturahmi bersama Antasari Azhar. “Saya mengikuti perkembangan dan pemberitaan. Saya kakak kelas beliau semasa kuliah di Unsri,” ujarnya.

“Selamat atas bebasnya Antasari Azhar, semua mendoakan karena energi beliau masih diperlukan salah satunya dalam penegakkan hukum di Indonesia,” katanya.real/reno