Ratusan Pelajar SMPN 1 Gelar Pentas Seni

 

PENTAS SENI: Sejumlah siswa kelas IX SMPN 1 Palembang tunjukkan aksi seninya di hadapan para wali siswa dan guru dalam pegelaran seni, Selasa (22/11). Foto/Eja

PENTAS SENI: Sejumlah siswa kelas IX SMPN 1 Palembang tunjukkan aksi seninya di hadapan para wali siswa dan guru dalam pegelaran seni, Selasa (22/11). Foto/Eja

Palembang – Sebanyak 756 pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Palembang gelar pentas seni, hari ini hingga lusa.

Acara tersebut dilaksanakan sebagai ajang unjuk kreativitas seni para pelajar dihadapan para guru dan orang tua siswa.

Kepala SMPN 1 Devi Emilya mengungkapkan, setiap siswa dalam setiap kelas harus menampilkan satu pertunjukkan seni. Untuk hari pertama khusus untuk kelas sembilan, hari kedua untuk kelas delapan dan hari terakhir untuk kelas tujuh.

Pada hari pertama pentas seni, para penonton yang hadir disuguhkan dengan penampilan drama, band dan tarian kreasi serta berbagai pertunjukan kesenian hasil karya siswa kelas sembilan. “Disini setiap harinya, kami mengundang orangtua siswa dari setiap kelas yang tampil, agar orangtuanya bisa melihat kelebihan anaknya yang mereka tidak ketahui selama ini,” tutur Devi, Selasa (22/11).

Devi juga berharap agar mereka dapat menampilkan hafalan ayat suci Al-Qur’an. “Kami mewajibkan semua siswa untuk tampil, hal ini juga untuk mengajarkan mereka agar lebih berani berdiri dan berbicara di depan publik,” tegasnya.

Di acara yang sama, dipamerkan pula karya para siswa dengan tujuan agar orangtua dapat melihat secara langsung perkembangan anaknya. “Selain pentas seni, kami juga menunjukkan hasil karya anak dari seni lukis, hasil prakarya dari bahan daur ulang dan banyak lagi yang lainnya,” tambahnya.

Menurut Devi, ini adalah kali pertama dilaksanakannya pentas seni yang melibatkanbseluruh siswa tanpa terkecuali dan akan dilaksanakan pada setiap akhir semester. Bahkan orangtua dan wali siswa pun ikut andil dalam kegiatan ini. Ia mengungkapkan, pada saat awal orangtua membentuk paguyuban kelas diawal tahun ajaran atau Juli lalu, disaat itulah wali kelas memberitahukan akan ada pentas seni dan sejak itulah orangtua terlibat untuk membantu anaknya dalam menyukseskan pentas seni kali ini.

“Kami memang sengaja semua persiapan pentas seni ini diurus para siswa sendiri agar  mereka tahu apa saja yang diperlukan untuk dapat menggelar suatu pentas. Dan semua dana penyelenggaraan ini diberikan oleh orangtua siswa dengan sukarela,” tukasnya.

Selain itu, Devi menilai meskipun ada kegiatan ekstrakurikuler seni musik, tari, suara, dan seni lukis. Hal itu belum cukup untuk memfasilitasi bakat dan minat siswanya dalam bidang seni. “Maka dari itu, tercetuslah gelaran pentas seni ini untuk menjadi wadah mereka tampil di depan orangtua dan penonton lainnya. Dan juga kegiatan ini kembali ketujuan utamanya untuk memberikan anak kepercayaan diri untuk tampil di depan banyak orang. Jadi kalau ada siswa yang malu-malu, dengan melihat temannya tampil di panggung maka ia termotivasi untuk ikut tampil juga digelaran pentas seni di semester depan,” pungkas Devi.(korankito.com/Eja)