Unsri Sediakan Tax Centre

TAX CENTRE: Rektor Unsri Anis Sagaff bersama

TAX CENTRE: Rektor Unsri Anis Sagaff bersama DjP Sumsel M Ismiransyah Zain resmikan gedung Tax Centre di kampus Unsri,Senin (21/11). Foto/ Eja

Palembang – Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) sediakan TaxCenter’ (pusat pajak), Senin (21/11).
Rektor Unsri Anis Sagaff mengatakan, Tax Centre itu disediakan guna mendorong kesadaran akan pajak baik dosen, mahasiswa, pegawai dan masyarakat sekitarnya. “Saya juga kurang tahu Tax Centre ini apakah yang pertama didirikan di perguruan tinggi. Yang jelas kalau di Palembang ini yang pertama,” ujar Anis Sagaff seusai meresmikan ruang khusus Tax Centre di lantai satu gedung Diploma FakultasEkonomi, Senin (21/11) pagi.
Menurut Anis, keterlibatan Unsri dalam hal ini untuk memberikan bantuan dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai perpajakan. “Kami mempunyai mahasiswa perpajakan dan akuntansi, maka nantinya disini juga akan bisa menjadi tempat magang bagi mahasiswa yang terpilih. Kami ingin memaksimalkan peranan tersebut agar bisa memberikan bantuan kepada pihak DJP untuk menanggulangi masalah perpajakan,” ungkapnya.
Melalui Tax Centre ada berbagai manfaat yang bisa dirasakan oleh semua pihak. “Dosen bisa memaksimalkan kemampuan informasi dan teknologinya (IT), mahasiswa bisa belajar tentang pajak langsung dari pakarnya dan dijadikan sebagai tempat untuk magang. Sementara bagi masyarakat umum yang ada disekitaran kampus bisa membayar pajak di Unsri,” ulasnya.
Lebih lanjut Anis menjelaskan, untuk Tax Centre akan dibuka didua tempat, yakni di Unsri Bukit Besar Palembang dan di kampus Unsri di Inderalaya. “Akan ada jadwalnya nanti, dimana dalam tiga hari dalam setiap minggunya akan ada pendamping dari kantor pajak untuk mengawasi tax centre disini dan di Inderalaya. Melalui Tax Centre ini tentu akan dimanfaatkan secara maksimal sehingga keberadaan Unsri bisa dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala DJP Wilayah Sumsel-Babel M. Ismiransyah M. Zain, ini merupakan program DJP untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya serta mudahnya membayar pajak sejak usia mahasiswa. Keberadaan Tax Center ini merupakan kerja sama dengan pihak kampus dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa, dosen dan masyarakat tentang pajak agar proses pembayaran pajak bisa berjalan lebih mudah lagi.
“Jadi masyarakat bisa membayar pajak di Unsri, bahkan mahasiswa juga bisa belajar tentang pajak. Dengan banyaknya manfaat ini, kami akan terus melakukan hal yang sama diberbagai perguruan tinggi lainnya,” pungkasnya.(korankito.com/Eja)