Bisa Dipercaya

Sebuah Proyektil Peluru Ditemukan dalam Masjid

LUBANG DI PLAFON:Erwin Sapril menunjukan lubang di plafon Masjid Jamiul Khoirot yang diduga ada hubungannya dengan proyektik peluru yang ditemukan di dalam masjid, Senin (21/11). Foto/Denny
LUBANG DI PLAFON:Erwin Sapril menunjukan lubang di plafon Masjid Jamiul Khoirot yang diduga ada hubungannya dengan proyektik peluru yang ditemukan di dalam masjid, Senin (21/11). Foto/Denny
Palembang – Sebuah proyektil peluru ditemukan dalam Masjid Jamiul Khoirot di Jalan Kali Baru V, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang.
Penemuan proyektil di salah satu sajadah shaf sholat perempuan tersebut diduga terkait dengan sebuah lubang di plafon masjid.
Menurut jamaah Masjid Jamiul Khoirot Erwin Sapril (40) lubang yang ada di plafon itu terjadi pada Minggu (20/11) saat itu puluhan jemaah sedang menunaikan sholat Isya dikagetkan dengan suara letupan kecil.
“Saat itu kami sedang sholat, ketika rakaat kedua, mendengar suara letusan seperti senjata kecepek. Tetapi, tidak kami hiraukan, dan tetap lanjut sholat,” ucapnya saat ditemui di Masjid Jamiul Khoirot seraya menunjukan lobang bekas peluru, Senin (21/11) petang.
Barulah, lanjutnya, usai sholat jamaah mencari sumber suara tersebut. Jamaah pun dikejutkan, dengan adanya penemuan sebuah proyektiil warna kekuning-kuningan di atas sajadah shaft perempuan barisan depan. Diduga, peluru tersebut terpental, menghantam kipas angin.
Setelah mendapatkan proyektil tersebut, dirinya langsung berlari ke luar, untuk melihat situasi sekitar, apakah ada penggerebekan pihak kepolisian atau pun orang yang mengganggu. Namun, menurutnya, keadaan diluar masih terlihat kondusif.
“Tidak lama kemudian, ada dua anggota TNI yang datang kesini, disusul oleh petugas kepolisian. Sekarang, proyektil sudah diamankan petugas kepolisian, kira-kira ukuranyan sebesar jari telunjuk,” tutupnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara didampingi Kasubag Humas Iptu Riska Tri Arditia membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, benda yang diduga proyektil tersebut, sudah di bawa ke laboratorium untuk penyelidikan lebih lanjut. “Jadi, sewaktu masyarakat sedang sholat Isya berjamah, ada benda yang jatuh masuk ke dalam masjid, setelah dilihat ternyata proyektil. Lantas mereka menghubungi kita, dan kita langsung membawanya ke lab untuk diperiksa, milik siapa dan apa jenisnya,” tutupnya. (Korankito.com/Denny)
Berita Sejenis
1 daripada 3.074