Bisa Dipercaya

Gadis Remaja Ditemukan Tewas di Kebun Karet

TEWAS DI KEBUN: Gadis remaja ditemukan tewas di kebun karet, Senin (21/11). Foto/Kardo
TEWAS DI KEBUN: Gadis remaja ditemukan tewas di kebun karet, Senin (21/11). Foto/Kardo
Palembang-Seorang gadis remaja Sintasari Widya (19) ditemukan tewas di perkebunan karet Desa Betung, tepatnya di perbatasan perkebunan tebu rayon V PTPN Unit 7 Cinta Manis, Minggu (20/11).
Gadis yang tercatat sebagai warga Tanjung Baru, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir tersebut tergeletak bersama sebuah helm.
Jenazah korban pun dibawa dari OI ke Palembang, dan tiba di ruang forensik RS Bhayangkara Palembang Minggu malam, sebelum akhirnya dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian korban.
Sementara itu, Irianto (50) orang tua korban mengaku, mengetahui anaknya tewas setelah ada informasi dari bidan yang bekerja di Tanjung Senai dan setelah dicari lagi bukti lain diapun membenarkan kalau korban tersebut merupakMobilknya.
“Saya sempat mendapat informasi tebtang keberadaan anak saya, setelah di cek, dan di helm anak saya itu ada tulisan “Dia” saya yakin kalau dia anak saya,” ujar irianto sembari meneteskan air mata, Senin (21/11).
Selain itu, dirinya menambahkan, jika pada hari sabtu kemarin anaknya yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara itu sempat izin untuk membenahi motor, lalu setelah ditunggu tak kunjung pulang dan mendapati kabar jika anaknya tewas.
“kemarin anak saya itu izin mau ganti rem motor tapi sampai kami mencari anak saya belun saja pulang, hingga akhirnya dapat kabar duka jika anak daya sudah meninggal pak,”ungkapnya.
Lanjut Irianto, saat ini dirinya memohon kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kemarian anaknya dan mendapati pelaku pembunuh anaknya.
“saya mohon untuk segera diungkap kasus kemarian anak saya. Dan jika pelakunya tertangkap, saya harap dapat untuk dihukum seberat-beratnya,”katanya.
Sementara itu, Kompol Mansyuri selaku dokter Fohrensik RS Bhayangkara Palembang membenarkan kalau kemarin telah menerimah mayat dari rumah sakit Ogan Ilir, dan saat ini pihaknya masih tengah melakukan identifikasi luar pada jenazah korban untuk menetahu penebab kematian korban. Dan dari hasil pemeriksaan secara identipikasi luar, Mansyuri mangatakan, jika memang ada kecocokan antara pengakuan keluarga dengan hasil pemeriksaan.
“tadi kita menemukan gelang berwarna merah kuning hijau, cincin putih dijari manis sebelah kiri, dan bekas luka lama di bawah lutut kiri serta memakai kawat gigi,”ungkap mansyuri.
Mansyuri juga menambahkan kalau dirinya hanya melakukan identifikasi luar, katena pihaknya masih harus menunggu kepastian keluarga korban untuk melakukan outopsi.
“Tadi juga kita melihat ada bekas memar namun kita tidak bisa memastikan itu penyebabnya, karena kita hanya melakukan pemeriksaan luar sesuai permintaan keluarga yang mengakui,” tutupnya.(korankito.com/kardo).
Berita Sejenis
1 daripada 3.098