Bisa Dipercaya

3 Komplotan Pengedar 1 Kg Shabu Dilimpahkan ke Kejati

PENGEDAR SHABU : Polda Sumsel serahkan berkas tersangka kasus pengedar shabu 1 kg ke Kejati, Senin(21/11). Fito/ Kardo
PENGEDAR SHABU : Polda Sumsel serahkan berkas tersangka kasus pengedar shabu 1 kg ke Kejati, Senin(21/11). Fito/ Kardo
Palembang- Selang sepuluh hari setelah tersangka pengedar shabu 1 kg Aipda Mardiansyah, sekarang giliran tiga tersangka lainnya diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Senin (21/11).
Ketiga komplotan Mardiansyah itu yakni, ARD (24), SK (55), dan seorang perempuan ATK (29).
Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Andri mengungkapkan, berkas ketiga tersangka dilimpahkan ke Kejati Sumsel sekalian barang bukti. “Ya, tadi siang ketiga rekan Aipda Mardiansyah kita limpahkan berkasnya ke Kejatii dan semua berkas sudah lengkap atau P21,” ungkap Andri, Senin (21/11).
Dijelaskan Andri, jika saat ini ketiga tersangka merupakan anggota jaringan sabu yang dikomandoi Aipda Mardiansyah dan seorang DPO. Mereka memiliki peran masing-masing dalam melakukan transaksi. “SK dan ATK perantara, ARD kurir, sedangkan Aipda Mardiansyah kenal dekat dengan pemilik barang (DPO), dan semua tersangka kini sudah resmi diserahkan ke kejaksaan” ujarnya.
Sama halnya dengan Aipda Mardiansyah, kata Andri, ketiga rekannya juga terancam pidana maksimal hukuman mati sesuai Pasal 114 (2) dan Pasal 132 (2) subsider Pasal 112 (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.
Diberitakan sebelumnya, Aipda Mardiansyah ditangkap Direktorat Narkoba Polda Sumsel saat transaksi 1 kg shabu bersama tiga rekannya di Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Senin (15/8) sekitar pukul 16.30.
Karena melarikan diri, Aipda Mardiansyah dilumpuhkan polisi dan selanjutnya baru mengaku anggota polisi. Dari pemeriksaan, Aipda Mardiansyah sudah lama terlibat dalam jaringan narkoba di wilayah Palembang.(korankito.com/kardo).