Bisa Dipercaya

Sutan ‘Ngeri Ngeri Sedap’ Dalam Kenangan

 

Sutan Bhatoegana telah tiada. Ia pergi meninggalkan kenangan, termasuk ocehan segarnya yang masih lekang dalam ingatan publik.

Berita Sejenis

Rencananya, Sutan Dimakamkan di Giri Tama

Sutan Bhatoegana Meninggal Dunia

Pria humoris ini, juga menggoreskan sebuah catatan tentang ‘persentuhannya’ dengan ranah hukum.

Lahir di Siantar pada 1957, Sutan terjun ke dunia politik sejak tahun 2001 lalu sebagai anggota Partai Demokrat. Mantan Ketua Komisi Energi DPR RI periode 2009-2014, pada akhirnya terjegal karir politiknya.

Ini bertaut dengan kasus korupsi SKK Migas pada 2015 lalu. Sutan divonis 10 tahun pidana penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 19 Agustus 2015. Sutan dinyatakan bersalah menerima suap dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013.

Semasa hidupnya, Sutan dikenal sebagai pribadi yang tegas. Sutan juga dikenal sebagai kader Partai Demokrat yang setia dari awal partai berdiri hingga saat ini.

Sutan jatuh sakit saat dirinya tengah menjalani hukuman penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Wakil Ketua DPR, Fadhli Zon dan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua juga sempat menjenguk Sutan saat tengah dirawat di RS Medical Centre Bogor pada akhir pekan lalu.

“Semalam menjenguk Bang Sutan Bathoegana, Semoga bisa pulih kembali,” ucap Fadli dikutip dari akun Twitter resminya pada 16 November lalu.

Sutan juga dikenal humoris. Kata-kata ajaib dan nyelenehnya membuat dirinya mudah dikenal publik.

Jargon-jargon unik seperti ‘Ngeri-ngeri sedap’, ‘Sorry, my love’ dan ‘Masuk barang tuh’ kerap dilontarkan pria 58 tahun ini dengan ekspresi jenaka.

Tentang hal ini, Sutan pernah mengakui bahwa dirinya memang nyentrik.

“Menurut saya, itu gaya saya, saya tidak mau berpura-pura. Saya mengatakan apa adanya, bukan ada apanya,” tegasnya.

Kini Sutan telah tiada namun celoteh ‘ngeri-ngeri sedap’ itu masih terngiang di telinga. Selamat jalan Sutan. O wib / berbagai sumber