Sopir Tewas Terhimpit Tronton

TERHIMPIT TRONTON: Seorang sopir tewas terhimpit dua tronton di depan terminal Karya Jaya, Kertapati, Jumat(19/11). Foto/Denny

TERHIMPIT TRONTON: Seorang sopir tewas terhimpit dua tronton di depan terminal Karya Jaya, Kertapati, Jumat(19/11). Foto/Denny

Palembang – Seorang sopir M Radjiyanto (50) tewas terhimpit dua truk tronton yang mengangkut pupuk KCLdi tepi Jalan Sriwijaya Raya atau tepat di depan Terminal Karya Jaya, Kertapati, Jumat (18/11).

Peristiwa yang menimpa warga Jalan Sumatera VI, Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Bengkulu itu, bermula ketika tengah memperbaiki lampu send truk tronton yang dikemudikannya.
Menurut rekan korban yang juga kernet tronton Andi (25), truk tronton yang dikemudikan korban berangkat dari Kerawang, Jawa Barat menuju Medan. “Kami bertugas mengantar pupuk KCL ke Medan, diperjalanan ada gangguan pada lampu send maka mobil dipinggirkan untuk diperbaiki,” ujar Andi.
Selanjutnya, kata Andi, saat kami berhenti, mobil tronton rombongan konvoi juga berhenti persis di depan tronton kami. “Mobil yang di depan kami dikemudikan Timi. Ia turun lalu membantu membeli lampu sedangkan korban (Yanto) berada diantara belakang tronton Timi dan di depan tronton kami,” terangnya saat ditemui di RSUD BARI Palembang.
Diduga tidak menarik tuas rem tangan, mobil tronton yang sedang diperbaiki tersebut melaju sendiri ke depan, menghimpit korban yang berada di tengah  antara tronton korban dan belakang mobil Timi. “Saya sudah bertanya apa perlu diganjal dulu, tapi dia bilang tidak usah karena hanya sebentar. Mobil itu berjalan sendiri, menghimpit korban dan saya masih sempat merunduk, dia tidak sempat lagi,” tambahannya.
Andi pun menjerit minta tolong sehingga didengar Timi yang langsung masuk ke dalam mobil bernopol B 9053 WPA yang melaju itu. Naasnya semula maksud timi hendak mundur malah bertambah maju sehingga menghantam korban. “Timi juga panik, jadi salah masuk gigi. Bukannya mundur malah maju, karena Yanto diduga lupa menarik rem tangan. Kami cepat-cepat membawanya ke rumah sakit, ternyata korban sudah meninggal,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Haris Batara mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Anggota kita sudah ke lapangan, dan melakukan olah TKP, untuk mencari penyebab kematian korban,” singkatnya. (korankito.com/Denny)