Bisa Dipercaya

Lomba Sastra dan Cipta Puisi Minim Peminat

LOMBA PUISI: Tim Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental Diah Basari tengah memberikan pengarahan dalam acara lomba sastra dan cipta puisi, Rabu (16/11).Dari 399 undangan yang disebar panitia lomba sastra dan cipta puisi ternyata cuma 16 sekolah saja yang berpartisipasi. Foto/Eja
LOMBA PUISI: Tim Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental Diah Basari tengah memberikan pengarahan dalam acara lomba sastra dan cipta puisi, Rabu (16/11).Dari 399 undangan yang disebar panitia lomba sastra dan cipta puisi ternyata cuma 16 sekolah saja yang berpartisipasi. Foto/Eja

Palembang – Hanya ada 16 sekolah berpartisipasi dalam lomba karya sastra cipta puisi tingkat Sumatera Selatan (Sumsel) dari 399 sekolah yang diundang.

Menurut Ketua Pelaksana Acara Muhammad Andry Mukmim, minimnya sekolah yang berpartisipasi itu memperlihatkan minat atau kecintaan terhadap sastra sangat rendah dikalangan pelajar. “Padahal kami sudah menyebarkan 399 undangan ke sekolah-sekolah di Sumsel,” ujarnya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.086

Ia menjelaskan, dari 16 sekolah itu jumlah pesertanya hanya 51 pelajar.Rinciannya, 36 peserta berasal dari 11 sekolah menengah pertama (SMP) kemudian 15 pelajar lainnya dari 5 sekolah menengah atas (SMA).

Dosen Sosial Politik Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang itu mengungkapkan, acara itu merupakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan. “Saat ini masih belum ada wadah ataupun lembaga pendidikan yang membuka jurusan ilmu budaya, baik negeri maupun swasta di Sumsel. Dari sinilah Unitas mengangkat kegiatan tersebut untuk memotivasi kreativitas siswa untuk menciptakan puisi,” tegasnya.

Selain itu, tujuan kegiatan ini untuk mengajarkan tentang keindahan estetika bahasa. Dan ini adalah kegiatan kedua yang sebelumnya pernah juga diselenggarakan lomba baca puisi pada 28 Oktober dalam peringatan Sumpah Pemuda. “Untuk lomba kali ini mereka menciptakan puisi sendiri dengan tema pahlawan. Dan untuk point penilaian tertumpu pada intonasi, nada, irama, diksi dan mimiknya,” pungkasnya.(korankito.com/Eja)