Hati-hati, Ada Begal di Jembatan Ampera

LAPOR ADA BEGAL: Korban begal M Rasyid melaporkan peristiwa yang dialaminya saat melintas di Jembatan Ampera, Selasa (15/11) pukul 01.00. Rasyid ketika itu disergap kawanan bekal dan sepeda motornya pun amblas. Foto/Denny.

LAPOR ADA BEGAL: Korban begal M Rasyid melaporkan peristiwa yang dialaminya saat melintas di Jembatan Ampera, Selasa (15/11) pukul 01.00. Rasyid ketika itu disergap kawanan bekal dan sepeda motornya pun amblas. Foto/Denny.

Palembang – Aksi nekat kawanan bekal kembali terjadi di pusat Kota Palembang yang dialami M Rasyid (21) di atas Jembatan Ampera, Selasa (15/11) pukul 01.00.
Akibatnya, korban terpaksa merelakan sepeda motornya amblas digondol begal.
Atas kejadian tersebut, korban yang tercatat sebagai warga Jalan Ali Gathmyr, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang melaporkan yang dialaminya ke petugas piket Sentra Pelayana Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.
Korban menuturkan jika kejadian tersebut bermula, saat ia melintasi Jembatan Ampera, sekitar pukul 01.00 dini hari, usai pulang dari rumah temannya.
Tiba-tiba korban dipepet tiga orang yang tidak dikenal dan menghentikan laju kendaraannya. Dua orang pelaku, langsung mengalungkan celurit kearah leher Rasyid, seraya meminta korban agar menyerahkan barang-barang berharga miliknya. “Saya takut, jadi saya serahkan saja sepeda motor, ponsel tiga buah, dan uang Rp 300 ribu. Saya berharap pelaku cepat ditangkap oleh polisi dan barang-barang saya dikembalikan,” ucapnya dihadapan petugas piket.
Atas kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor Yamaha Mio J dengan nopol BG 3218 AAE, dan tiga buah ponsel.
Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara ketika di konfirmasi terkait maraknya aksi kejahatan di atas Jembatan Ampera mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan di atas Ampera. Menurutnya, personel kepolisian akan ditambah.
“Patroli akan kita tambah, baik polisi berseragam maupun pakaian preman. Kita juga, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, dalam segala hal. Apalagi, kalau melintasi kawasan yang sepi, jika perlu bantuan pihak kepolisian, silahkan hubungi kami,” tutupnya.(Korankito.com/Denny)