920 ASN Pemkot Palembang Lakukan Sumpah dan Janji

SUMPAH ASN: Sebanyak 920 ASN Pemkot Palembang lakukan sumpah dan janji di hadapan Wali Kota Palembang Harnojoyo, Selasa (15/11). Foto/Ria

SUMPAH ASN: Sebanyak 920 ASN Pemkot Palembang lakukan sumpah dan janji di hadapan Wali Kota Palembang Harnojoyo, Selasa (15/11). Foto/Ria

Palembang – Sebanyak 920 aparatur sipil negara (ASN) melakukan sumpah selaku abdi negara di hadapan Wali Kota Palembang H. Harnojoyo, Selasa (15/11).

Para ASN tersebut terdiri dari 810 orang kategori 1 (K1) dan kategori 2 (K2) dan 110 ASN dibeberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengungkapkan, setiap ASN wajib mengucapkan sumpah dan janji sebagai seorang ASN dan abdi negara. Pengucapan sumpah dan janji itu sebagai bentuk kesanggupan ASN untuk mentaati dan keharusan untuk tidak melakukan hal yang dilarang. “Pengucapan sumpah dan janji itu dilakukan dengan kesadaran sendiri dan disaksikan oleh semua orang dan dihadapan Tuhan. ASN harus bisa menempatkan diri baik sebagai abdi negara dan abdi masyarakat” ungkapnya.

Harno menjelaskan, kedepannya ASN akan memiliki tanggungjawab yang besar untuk meningkatkan kualitas. Hal itu agar dapat menggeser paradigma masyarakat terhadap ASN dengan pelayanan kepada masyarakat yang kurang memuaskan. ASN harus bisa menunjukkan sebagai figur pekerja yang profesional.

Pekerjaan yang dibebankan jangan menjadi beban tapi kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh ikhlas, jujur dan tanggung jawab. Kedepannya harus berorientasi pada pembangunan dan pelayanan. “Ingatlah kinerja Pemkot saat ini menjadi perhatian masyarakat luas. Karena itu berikan hasil keja yang terbaik dalam mencapai visi misi palembang EMAS 2018,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepagawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, sudah tidak ada lagi K1 dan K2 yang belum diangkat menjadi ASN. Pengangkatan ASN dilakukan untuk K1 dan K2 untuk tahun 2003 dan 2005.

Kendati ada penambahan dari ASN yang diambil sumpah dan janjinya hari ini, Palembang masih kekurangan ASN terutama untuk tenaga guru Sekolah Dasar (SD). Saat ini jumlah ASN dilingkungan Kota Palembang sebanyak 12.873 orang. “Rinciannya 7.216 tenaga guru dan 5.656 non guru,” katanya.

Dewa tidak menampik saat ini Kota Palembang masih kekurangan tenaga PNS untuk tenaga guru. Saat ini pun pihaknya sedang mengajukan ke Kementrian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) ujtuk penambahan tenaga guru, hanya saja masih belum ada keputusan karena sedang dalam pengkajian.

Saat ini Palembang membutuhkan 900 tenaga guru untuk ditempatkan di sekolah dasar (SD) dan 350 orang tenaga guru untuk sekolah menengah kejuruan (SMK). Total kekurangan tenaga guru di Palembang sebanyak 1.250 orang.

Ia mengakui, saat ini jumlah tenaga guru SD yang dimiliki Kota Palembang belum seimbang dengan rombongan belajar yang ada. Untuk mensiasati hal tersebut pihaknya memperbantukan guru honorer.

Bahkan tambahnya, Pemkot Palembang pun membuka peluang guru SD diluar Palembang yang ingin mengabdi menjadi tenaga guru SD di lingkungan Pemkot Palembang.  “Ya kita buka peluang untuk guru di luar daerah Palembang yang ingin pindah ke Palembang dengan syarat guru tersebut mengajar di sekolah dasar (SD),” tukasnya sembari mengatakan jumlah ideal guru SD untuk Palembang sebanyak 3.900 guru. (korankito.com/ria)