Tak Terima Anak Dianiaya, IRT Laporkan Tetangga ke Polisi

img_2369

Palembang – Diduga telah menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri, seorang bocah berinisial FR (12) harus mengalami luka cakar dan lebam dibagian kepala dan punggung, usai menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya yakni OT (18).

Peristiwa tersebut diduga berawal Kamis (10/11), saat kedua tetangga yang tinggal di Jl Pangeran Pangeran Ratu RT 30/009 Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU ll Palembang ini bermain-main didepan rumah masing-masing. Namun, tiba-tiba ibu terlapor yakni OT memukul kakak korban, saat korban ingin menarik kakaknya, tiba-tiba korban langsung dianiaya terlapor dengan cara dicakar dan dibenturkan kepalanya ke dinding.

“Waktu itu saya mau ambil kakak, tapi dia (terlapor-red) langsung narik saya dan memukul-mukul saya,” ungkap korban saat melapor ke ruang SPKT Polda Sumsel, Minggu (13/11).

Akibat peristiwa tersebut, ibu korban Herawati (50) melaporkan terlapor ke ruang SPKT Polda Sumsel dengan nomor LP:  LPB/849XI/2016/SPKT lantaran anaknya mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan tersebut.

“Saya tidak terima pak anak saya dianiaya, padahal anak saya tidak salah dan hanya berniat menarik kakaknya saja dari penganiayaan ibu terlapor. Saya harap kasus ini dapat menemui jalan terang pak,” singkat Herawati. (korankito.com/kardo)