Bisa Dipercaya

Dua Pencuri Bantal Rel Ditangkap Polsek Kertapati

CURI BANTALAN REL: Polsek Kertapati tangkap dua pencuri bantalan rel kereta api. Foto/Denny
CURI BANTALAN REL: Polsek Kertapati tangkap dua pencuri bantalan rel kereta api. Foto/Denny

Palembang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Kertapati tangkap dua tersangka yang terlibat dalam aksi pencurian bantalan rel kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) regional Sumatera Selatan, Sabtu (12/11) sekitar pukul 21.00.

Kedua tersangka yakni berinisial D (26) dan M (38) keduanya tercatat sebagai warga KI Marogan, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.086

Informasi yang didapat Koran Kito mengungkapkan, tertangkapnya tersangka bermula saat anggota Polsek Kertapati mendapati laporan dari petugas keamanan PT KAI regional Sumsel, yang mengatakan adanya pelaku pencurian bantalan rel kereta api, sekitar pukul 18.00.

Lalu anggota kepolisian mendatangi lokasi kejadian di Jalan Dipo, belakang Stasiun KAI, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang. Disana, petugas menghentikan laju mobil pick up yang digunakan para pelaku untuk membawa bantalan rel tersebut.

Namun, saat dilakukan penyergapan tersebut kawanan pencuri berhasil meloloskan diri dengan masuk ke hutan yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian Polsek Kertapati, langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

“Hasilnya, dua tersangka E dan M berhasil kitattangkap saat sedang berada dirumahnya. Sementar pelaku lainnya berinisial S akan terus kita lakukan pengejaran,” ucap Kapolsek Kertapati, Iptu Deli Haris didampingi Kanit Reskrim Ipda M Uzir, saat gelar perkara, Senin (14/11) sore.

Dari peristiwa itu polisi mengamankan tujuh batang bantalan rel kereta api yang dicuri tersangka, serta satu unit mobil pick up warna hitam yang digunakan pelaku membawa barang curian tersebut.

“Jadi apa yang sudah dilakukan para tersangka ini, sangat membahayakan jiwa orang yang banyak. Modus pelaku mencuri di malam hari, saat keadaan sepi, mereka melancarkan aksinya. Berdasarkan pengakuan tersangka, satu batang bantalan rel bisa dijual Rp4 juta,” terangnya.

Sementara itu, tersangka M mengaku sudah sering mencuri bantalan rel tersbut. Menurutnya, ia hanya berperan membawa mobil pick up yang digunakan untuk mengangkat barang hasil curian itu. “Mobil saya, saya hanya disuruh mengemudikannya saja,” tutupnya. (Korankito.com/Denny)