300 Pedagang Pasar Sekip Ujung Mogok Jualan

MOGOK BERJUALAN: Sekitar 300 pedagang Pasar Sekip Ujung, Senin (14/11) pagi lakukan aksi mogok berjualan, karena harga kios mahal. Foto/Yuni

MOGOK BERJUALAN: Sekitar 300 pedagang Pasar Sekip Ujung, Senin (14/11) pagi lakukan aksi mogok berjualan, karena harga kios mahal. Foto/Yuni

Palembang – Sekitar 300 pedagang Pasar Sekip Ujung, Palembang, lakukan mogok berjualan, karena harga sewa lapak di pasar itu mahal, Senin (14/11), pukul 07.30.
Menurut koordinator para pedagang Jamal (42), aksi yang mereka lakukan sebagai wujud protes terhadap Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palembang No 38 Tahun 2016 Tentang Harga Sewa Kios Pasar. “Dalam SK itu disebutkan harga kios Rp1,4 juta per tahun, jelas ini kemahalan bagi kami,” ujar Jamal, kepada Koran Kito.com.
Ia bersama seluruh pedagang di Pasar Sekip Ujung meminta agar sewa kios yang rata-rata ukurannya 1,5 meter x 1, 5 meter itu dikembalikan pada harga lama yakni Rp200 ribu per tahun.
Jamal juga menuntut agar SK yang diterbitkan 1 November 2016 itu dibatalkan sebab dikeluarkan secara sepihak. “Kami juga menolak SK itu diberlakukan mulai awal tahum depan,” tegasnya. (korankito.com/Hasjim)