Bisa Dipercaya

Poltekpar Palembang Sosialisasi Vote Indonesia

VOTE INDONESIA: Poltekpar Palembang ajak masyarakat Palembang untuk memilih Indonesia yang masuk nominasi World Halal Tourism Awards (WHTA) yang dilaksanakan pada 7 Desember 2016.  Foto/Wahyu
VOTE INDONESIA: Poltekpar Palembang ajak masyarakat Palembang untuk memilih Indonesia yang masuk nominasi World Halal Tourism Awards (WHTA) yang dilaksanakan pada 7 Desember 2016. Foto/Wahyu

Palembang – Sebanyak 150 mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang mengajak para pengunjung Kambang Iwak Park (KIP) untuk vote Indonesia yang masuk dalam nominasi World Halal Tourism Awards (WHTA) yang dilaksanakan pada 7 Desember 2016.

Ketua Senat Poltekpar Palembang Bayu W Pratama mengatakan, ada 12 wisata halal di Tanah Air yang masuk nominasi. Dua diantaranya yakni Garuda Indonesia dan Sultan Iskandar Muda International Airport berada di posisi pertama terbaik, sedangkan 10 lainnya berada di posisi lima besar. “Di tahap pertama pada 6 November 2016, ada dua world’s best yakni garuda Indonesia dan Sultan Iskandar Muda International Airport di peringkat pertama,’’ ujar Bayu, Ahad (13/11).

Berita Sejenis
1 daripada 3.096

Untuk itu, lanjut Bayu, mahasiswa Poltekpar Palembang juga ikut membantu dalam bentuk sosialisasi mengajak masyarakat vote di http://bit.ly/VOTEIndonesia untuk penilaian tahap kedua mulai 14 hingga 24 November 2016. ‘’Hasilnya akan diumumkan di Dubai pada 7 Desember 2016,’’ paparnya, sembari berharap pada tahap kedua ini 12 world’s best Indonesia mampu naik diurutan pertama.

Rencananya Bayu dan kawan-kawan akan terus mensosialisasikan vote Indonesia ke kampus dan SMA di seluruh Palembang, meskipun Sumsel belum masuk dalam daftar nominasi. “Wisata halal sendiri adalah destinasi wisata yang memenuhi kriteria, misalnya kalau hotel halal itu tidak ada minuman keras, tidak menerima tamu yang bukan muhrim dan lain sebagainya. Di Palembang ada beberapa tempat misalnya airport yang menunjang aksesnya sarana dan prasarana misalnya disediakannya tempat shalat namun airport juga harus memberikan informasi waktu salat.    “Kampung Arab rencananya masuk dalam kategori kampung halal dan mudah-mudahan tahun depan bisa masuk dalam nominasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Bahan Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Untung Sarwono menambahkan, agar 12 nominasi wisata halal di Tanah Air menjadi juara dunia, memang dibutuhkan semangat kebersamaan dan kekompakan dalam menghadapi kompetisi tersebut. “Jadi lewat kegiatan sosialisasi WHTA 2016 ini juga sekaligus mengajak masyarakat agar memberikan suaranya agar Indonesia bisa menang,” ungkap Sarwono.

Mantan Kabag Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menambahkan, untuk membantu dalam melakukan hal tersebut juga memang diperlukan bantuan dari media massa. Dengan begitu, dirinya berharap lewat sosialisasi WHTA ini, kerja keras pemerintah Indonesia dapat membuahkan hasil dengan meraih juara pada ajang bergengsi tersebut.

“Jika wisata Indonesia menang, nama pariwisata Indonesia akan semakin dikenal dunia. Dan semoga saja, kedepannya wisata-wisata yang ada di Provinsi Sumsel dapat masuk juga dalam nominasi-nominasi dalam ajang WHTA,” pungkasnya.

Seperti diketahui, 12 wisata halal di Tanah Air yang masuk nominasi yakni, Garuda Indonesia kategori World Best Airline for Halal Travellers, World Best Airport for Halal Travellers Sultan Iskandar Muda International Airport, World’s Best Family Friendly Hotel The Arga dana Hotel Kuta Bali, World Most Luxury Hotel Bandung, World Best Halal Beach Resort Novotel Lombok Resort and Villas, World Best Halal Tiur Operator Ero Tour Padang, World Best Halal Tourism Websitewww.wonderfullomboksumbawa.com,World Best Halal Honeymoon Destination Lembah Sembalun Region Lombok, World’s Best Hajj and Umrah Operator ESQ Travel Jakarta, World Best Halal Destination West Sumatra, World Best Halal Culinary Destination West Sumatra, World Best Halal Cultural Destination Aceh. (korankito.com/Eja)