Nama Kuto Gawang Tunggu Hasil Evaluasi Gubernur

Kantor Pemerintah Kota Palembang masih menunggu keputusan Gubernur Sumsel soal nama Kecamatan Kuto Gawang. Foto/net

Kantor Pemerintah Kota Palembang masih menunggu keputusan Gubernur Sumsel soal nama Kecamatan Kuto Gawang. Foto/net

Palembang – Nama Kuto Gawang yang akan dipakai untuk kecamatan hasil pemekaran Kecamatan Ilir Timur (IT) II masih menjadi perdebatan. Plt Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palembang Herly Kurniawan mengatakan, nama kecamatan hasil pemekaran saat ini sedang dievaluasi oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)

“Kita masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur terkait nama kuto gawang ini,” katanya.

Kepastian pemakaian nama Kuto Gawang nanti setelah ada kepastian dari Gubernur Sumsel. Apakah akan memakai nama Kuto Gawang atau diganti dengan nama lain.

Dirinya mengatakan nama Kuto Gawang ini memang menjadi polemik karena sejumlah tokoh masyarakat menolak nama tersebut. Karena itu, pemerintah kota dan dewan pun saat ini menunggu hasil evaluasi tersebut.

“Jika Gubernur menyetujui maka kita akan tetap menggunakan nama tersebut.Dan sebaliknya jika tak setuju maka akan dicari nama lain,” tegas Herly.

Ia mengatakan, banyak usulan masyarakat Kecamatan Ilir Timur III namun itu semua tergantung evaluasi Gubernur.

“Kita berharap proses ini cepat karena kita menginginkan tak ada lagi polemik dengan hasil pemekaran kecamatan baru tersebut,” tutur dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) VI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang Endang Larasati Lelasari mengatakan, Perda terkait perubahan nama Kuto Gawang masih direvisi oleh Gubernur Sumsel.

“Karena itu perubahan nama Kuto Gawang belum dapat dilakukan,”kata dia.

Ia mengatakan hasil revisi atau evaluasi dari Gubernur ini sangatlah penting karena pihaknya mengacu berdasarkan hasil keputusan Gubernur tersebut.

“Jika memang Gubernur menginginkan nama Kuto Gawang diganti maka harus diganti.Dan jika sebaliknya maka tak akan kita ganti,” ungkap dia.

Diriny mengatakan pihaknya pun sudah menyiapkan nama pengganti dari Kuto Gawang jauh sebelum nama ini menjadi polemik.

“Kita sudah siapkan nama IT III dan kemungkinan bisa digunakan nama tersebut,” tukasnya. (korankito.com/ria)