Edarkan Inek, Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Ibu rumah tangga Abso ditangkap petugaa Polsek Mariana karena edarkan inek di acara hiburan orgen tunggal. Foto/Denny

Ibu rumah tangga Abso ditangkap petugaa Polsek Mariana karena edarkan inek di acara hiburan orgen tunggal. Foto/Denny

Palembang- Seorang ibu rumah tangga (IRT) Abso (52) ditangkap petugas Polsek Mariana karena kerap menjajakan narkoba jenis ekstasi (inek) di acara hiburan orgen tunggal (OT), Jumat (11/11).

Dari tangan pelaku disita 14 butir inek berlogo bintang yang siap diedarkarkan.
Kapolsek Mariana AKP Naziruddin didampingi Kanit Reskrim Iptu Apriyadi mengatakan, tertangkapnya pelaku Abso setelah pihaknya melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah warung yang terdeteksi menjual minuman keras (miras).

Kemudian, saat melakukan penggeledahan di warung milik Abso, dirinya berusaha menyembunyikan ineks warna hijau tersebut, di bawah tumpukan batu bata yang berada didapur rumahnya. Namun, berkat kecekatan anggota polisi, petugas berhasil menemukan barang haram tersebut. “Saat kita melakukan giat pekat, pelaku berusaha menyembunyikan, namun saat di geledah kita menemukan 14 butir ekstasi. Berdasarkan pengakuannya, dia biasa menjual ineks tersebut di acara ogen tunggal,” ujar Naziruddin
Ia mengungkapkan tersangka merupakan target operasi (TO) Polsek Mariana. Abso akan dikenakan pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman kurungan 5 hingga15 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka Abso mengakui sudah menjual pil ekstasi tersebut diacara orgen tunggal. Menurutnya, barang haram itu didapatnya dari pelaku berinisial LD yang tinggal di kawasan Sepakat, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

“Baru tiga hari barang itu dengan saya, saya mengambil dengan LD, satu butir seharga Rp 200 ribu. Biasanya, saya jual sebutir Rp 250 ribu. Saya sering jual di acara orgen tunggal, sambil jual miras. Kadang-kadang orang membelinya di rumah saya,” akunya. (Korankito.com/Denny)