Polresta Palembang Luncurkan Pelayanan Berbasis Teknologi

Polresta Palerbang luncurkan pelayanan berbasis teknologi informasi dalam rangkan meingkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota Palembang, di mall Palembang Ion, Jumat (11/11) malam. Foto/Denny

Polresta Palerbang luncurkan pelayanan berbasis teknologi informasi dalam rangkan meingkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota Palembang, di mall Palembang Ion, Jumat (11/11) malam. Foto/Denny

Palembang- Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Polresta Palembang meluncurkan Sistem Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi, di pusat perbelanjaan Palembang Icon, Jum’at (11/11) malam.

Adanya sistem tersebut dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Izin Keramaian. Selain itu, masyarakat dapat juga melaporkan permasalahan Kamtibnas, seperti kemacetan lalulintas, aksi kejahatan dan lainnya. “Aplikasi inovatif ini tujuannya untuk memberikan layanan terbaik bagi masyrakat Palembang dengan cepat. Semua pengaduan masyarakat akan segera kita tindak lanjuti,” terang Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto Menurutnya, sejak dilakukan perkenalan beberapa waktu lalu, antusias masyarakat dalam penggunaan sistem tersebut sudah terlihat. Artinya, kepercayaan masyarakat terhadap polisi kembali tumbuh. “Sejak dilakukan soft launching, banyak warga yang mencoba apakah aplikasi itu berfungsi atau tidak, itu artinya sangat bagus. Namun saya harapkan kedepannya, yang melapor melalui aplikasi ini benar-benar dalam keadaan darurat,” paparnya.

Untuk diketahui, pengunaan aplikasi ini pun caranya cukup gampang. Masyarakat yang ingin memanfaatkannya bisa melalui dua cara yakni dengan cara masuk ke website www.restapalembang.org ataupun dengan mendownload aplikasi Ampera di playstore melalui android.

Setelah terinstal, masyarakat diharuskan memasukan data diri secara lengkap dan akan diverifikasi oleh petugas. Selanjutnya jika dalam keadaan darurat, maka masyarakat bisa langsung menekat tombol “Tolong Saya” dan petugas akan langsung datang ke lokasi kejadian.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 8.000 orang yang mendaftar di aplikasi ampera. Hanya saja, saat ini baru 1.700 orang yang diverifikasi petugas. “Data yang diberikan harus jelas dan benar-benar berdasatkan identitas agar dapat diverifikasi petugas. Kita juga mewajibkan masyarakat untuk melampirkan foto identitas diri saat registrasi,” terang Andi. (korankito.com/Denny)