Laga SFC Kontra Persela Dirusak Wasit

p_20161104_234940Palembang-Bertamu ke stadion Surajaya menghadapi Persela Lamongan, Jumat (11/11), Sriwijaya FC hanya memetik hasil seri 3-3. Kemenangan di depan mata pupus ketika di pengujung babak kedua, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat titik putih.

Tim besutan Widodo C Putro unggul di menit ke-8 berkat sundulan Alberto ‘Beto’ Goncalves. Sempat disusul oleh Ivan Carlos di menit ke-24, namun Beto membalas dengan dua gol lagi di menit ke-57 dan 78. Sehingga Laskar Wong Kito unggul 3-1 hingga menit ke-87.

Namun Ivan Carlos berhasil mempersempit ketertinggalan timnya melalui tendangannya. Naas Achmad Jufriyanto divoni bersalah melanggar Ivan Carlos di dalam kotak penalti. Wasi Masril pun mengganjar Supardi cs dengan hukuman penalti di penghujung babak kedua. Choi Hyun Oen yang bertindak sebagai algojo berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih.

Coach Sriwijaya FC Widodo C Putro menyayangkan hal tersebut. Ia melihat sejak awal, pertandingan menarik ini dirusak oleh kesalahan dalam pengambilan keputusan oleh wasit. “Laga yang menarik ini dirusak oleh wasit. Kalau level internasional, pertandingan tadi jelas banyak yang kena kartu merah,” ucap Widodo.

Selain itu, jadwal laga yang dinilai terlalu malam juga menjadi faktor vital. Laga yang dimulai pukul 21.30 WIB tidak baik bagi pemain untuk merumput. Sehingga, pelatih yang akrab disapa WCP ini mengkritik hal tersebut kepada operator penyelenggara kompetisi.

“Waktu pertandingan malam seperti ini mempengaruhi kondisi pemain, sangat sulit untuk bermain malam. Karena malam itu kan waktunya untuk istirahat,”  keluhnya lagi.

Sementara itu pelatih Persela Lamongan juga mengungkapkan kekecewaan atas kepemimpinan wasit Masril. “Pelatih bisa dihukum karena memprotes wasit, sementara mereka masih tetap bisa memimpin. Wajar kalau WCP sampai protes seperti itu,” tambahnya.resha