Waspadai Persela, SFC Akan Amankan Posisi Klasemen

p_20161023_205646-1

Palembang – Menghadapi Persela Lamongan di stadion Surajaya, Jumat (11/11), Sriwijaya FC akan bermain penuh. Laskar Wong Kito masih membutuhkan poin untuk mengamankan posisinya di papan klasemen.

Dalam gelaran kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Pekan ke-28 ini menjadi minggu yang cukup berat. Sebab saat ini, Laskar Wong Kito masih bertengger di posisi kelima. Target yang dipatok oleh manajemen untuk berdiam di tiga besar, membuat mereka harus menyapu bersih tujuh laga yang tersisa tanpa menyisakan kekalahan.

Melihat posisi di klasemen, Persela Lamongan sepintas tak membahayakan. Tim yang dibesut oleh Aji Santoso ini berada di posisi ke-17. Namu Head Coach Sriwijaya FC Widodo C. Putro tak bisa meremehkan tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir ini.

“Posisi di klasemen tidak bisa menjadi patokan, karena dibanding pertemuan pertama dulu kini Persela sudah jauh berubah. Saat di Palembang saja mereka mampu menahan imbang kami, tentu sekarang tugas SFC akan jauh lebih berat karena harus menghadapi mereka di depan publiknya sendiri,” ucap pelatih asal Cilacap ini.

Pertemuan terakhir Sriwijaya FC dengan Persela terjadi di stadion Jakabaring, Kamis (21/7). Kala itu, Sriwijaya FC berhasil ditahan imbang oleh Persela dengan skor 2-2. Beto cs tak bisa menyimpan kekecewaannya karena meskipun tampil dihadapan publik, mereka nyaris dikalahkan oleh Laskar Joko Tingkir yang waktu itu penghuni juru kunci.

Apalagi saat ini, menurut Widodo, juru racik Persela sudah berganti. Di bawah kepemimpinan Aji Santoso, saat ini Agung cs terlihat menunjukkan progres yang signifikan. Namun bukan berarti gentar, misi yang dibawa oleh Widodo dari Palembang membuat ia mau tak mau harus mempecundangi Persela dihadapan pendukungnya sendiri.

“Di 5 partai kandang terakhir mereka tidak pernah, namun saya tegaskan bahwa SFC kini dalam posisi yang harus memenangkan pertandingan nanti agar bisa terus menekan pimpinan klasemen sementara. Seluruh pemain pun sudah sepakat untuk bermain all out dan laga nanti layaknya partai final yang harus kami amankan dengan poin penuh,” tukasnya.

Sementara itu Head Coach Persela Lamongan Aji Santoso tak ingin membiarkan hal tersebut. Kembalinya mereka ke kandang lantaran selama ini stadion Surajaya tengah direnovasi, membuat mereka bersemangat menciptakan kemenangan sebagai perayaan atas comebacknya mereka ke kandang. Sehingga mau tidak mau, mereka harus menggilas Laskar Wong Kito di pertandingan ini.

“Namun bukan karena ingin menghalangi SFC juara, tapi ini kandang Persela dan kami juga harus menang untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ungkap Aji. (korankito.com/resha)