Layanan Cuma-cuma Rumah Singgah Aswari

whatsapp-image-2016-11-09-at-19-44-11

Palembang – Selintas tak ada yang istimewa dari rumah toko (ruko) berlantai empat di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang itu. Namun di tiga lantai gedung bercat putih dan merah tersebut terlihat puluhan warga tengah tidur beristirahat di hamparan karpet, sebagian lainnya duduk bercengkrama. Mereka adalah warga yang berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) yang sengaja memanfaatkan ruko yang persis berada di depan Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) tempat untuk singgah. ‘’Saya sudah dua hari nginap di sini karena mengantar keluarga yang tengah rawat inap di RSMH,’’ ujar Kuyung Latif (48) warga Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin.

Ia mengaku, tempatnya menginap itu cukup nyaman dan tanpa dipungut biaya. ‘’Gratis pak dan lokasinya tidak jauh dari rumah sakit jadi saya bisa lebih gampang untuk menjenguk keluarga yang rawat inap,’’ paparnya.

Bukan cuma Latif, seorang warga asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Fatimah (42) merasakan hal yang sama. Ia mengungkapkan, baru satu malam tinggal di ruko tersebut dan secara bergantian dengan anaknya menjaga sang suami yang di rawat di RSMH. ‘’Saya dan anak gantian nginap di sini. Kalau saya jaga suami di rumah sakit berarti anak saya yang tinggal di sini,’’ katanya.

Ternyata bangunan berlantai empat itu bukan sekedar ruang kosong, sejak 27 September 2016 telah disulap menjadi Rumah Singgah SAR Aswari. Tempat itu sengaja disediakan para relawan Aswari untuk membantu warga yang berasal dari pelosok Sumsel saat mengalami kesulitan tempat istirahat dikala mengantar keluarga yang berobat di RSMH. ‘’Kita sengaja menyediakan tempat agar warga dari daerah nyaman serta terkurangi beban karena terkena musibah keluarga yang sakit,’’ ujar Devi, relawan Rumah Singgah SAR Aswari.

Ia mempersilahkan kalau ada warga yang butuh istirahat di Rumah Singgah dan tidak perlu khawatir dipungut biaya. ‘’Semuanya kami sediakan secara gratis dan kami buka 24 jam,’’ tuturnya.

Devi mengungkapkan, saat ini di Rumah Singgah SAR Aswari terdapat 40 warga yang menginap jumlah itu meningkat dibandingkan diawal pembukaan. ‘’Dalam tiga bulan sejak di launching Rumah Singgah SAR Aswari telah didatangi banyak warga secara bergantian, rata-rata 20 orang keluar masuk,’’ urainya sembari menyebutkan tamu yang singgah berasal dari Lahat, OKU, OKUS Prabumulih dan Muba.

Devi menambahkan, lantai dua disediakan untuk istirahat kaum pria sedangkan lantai tiga untuk perempuan. Di tempat itu, relawan melayani dengan ikhlas semua tamu dan telah disediakan 30 kasur dan sejumlah karpet maupun fasilitas lainnya termasuk dapur berikut alat masak.

Di sebutkannya pula, Rumah Singgah SAR Aswari tidak cuma menyediakan tempat istirahat gratis, ditempat itu disediakan pula layanan ambulans gratis yang bisa juga dimanfaatkan untuk mengantar jenazah. “Ada empat mobil ambulans yang kita sediakan dan bisa mengantar untuk keluar Palembang,” pungkasnya. (korankito.com/ria)