Bisa Dipercaya

Aswari Pimpin Upacara Hari Pahlawan

HARI PAHLAWAN: Bupati Lahat H Aswari Riva'i pimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Seganti Setungguan, Kamis (10/11). Foto/net
HARI PAHLAWAN: Bupati Lahat H Aswari Riva’i pimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Seganti Setungguan, Kamis (10/11). Foto/net

Lahat – Peristiwa 10 Nopember memberikan pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah politik ketakutan melainkan politik harapan.

Demikian amanat Menteri Sosial yang disampaikan inspektur upacara H Aswari Riva’i dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Seganti Setungguan, Lahat, Kamis (10/11).

Berita Sejenis

Tertipu, Uang Rp200 Juta Melayang

Ditinggal Belanja, Motor Kesayangan Raib

Setahun Buron, Pencuri Burung Kacer Diringkus

1 daripada 3.076

‘’Seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan,’’ kata Bupati Lahat Aswari dalam upacara yang dihadiri pula oleh Wakil Bupati Lahat, Sekretaris Daerah Lahat, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat dan seluruh unsur FKPD, SKPD, organisasi masyarakat serta para pelajar.

Aswari juga menyampaikan, setiap 10 November, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.

Sebelumnya upacara tersebut diawali dengan pengibaran bendera merah putih dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan pembacaan pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Bupati menegaskan, dalam rangka mencapai perikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, patriotisme progresif harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaurat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan. ‘’Sejalan dengan orientasi Trisakti, Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla menawarkan visi transformatif. Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong,’’ paparnya.

Ditambahkan pula, dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawa Cita (Korankito.com/Hasjim)