Dianiaya Usai Sidang, Advokat Lapor Polisi

ADVOKAT DIANIAYA: Advokat Andre Yunialdi  datangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (9/11), laporkan kasus penganiayaan dirinya . Foto/Denny

ADVOKAT DIANIAYA: Advokat Andre Yunialdi datangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (9/11), laporkan kasus penganiayaan dirinya . Foto/Denny

Palembang – Advokat Andre Yunialdi (31) datangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (9/11), untuk melaporkan peristiwa penganiayaan dirinya usai mendampingi klien sidang di Pengadilan Tinggi Palembang.

Dalam laporannya korban mengungkapkan, peristiwa yang dialaminya terjadi sekitar pukul 16.00, ketika itu bersama advokat Titis Rachmawati dan teman-teman yang lain sedang menjalani sidang kasus tanah di tempat kejadian perkara PT Palembang.

Selesai persidangan, korban bersama saksi ke luar ruangan. Saat, berada di halaman parkir PT terlapor mengejar korban. Andre pun berlari menyelamatkan diri, namun sial malah terjatuh.

Saat itulah, pelaku yang berjumlah 10 orang melakukan pengeroyokan terhadap korban. Sementara, saksi yang hendak mencari bantuan, diancam dengan dibunuh dan hendak di pukul dengan menggunakan koran dilipat. “Saya mengalami luka lebam di wajah, dada, tangan kanan dan kiri, kaki kanan dan kiri. Saya tidak senang perbuatan mereka, sehingga melaporkan ke polisi. Saya berharap, pihak kepolisian cepat menangkap pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Selanjutnya, akan segera ditindak lanjuti. “Kita sudah menerima laporan, dan akan memeriksa saksi, untuk segera ditindaklanjuti,” katanya. (Korankito.com/Denny)