Spesial ‘Pemetik’ Sepeda Motor di Palembang Dibekuk Polsek IB II

SPESIALIS RANMOR: Febri yang telah malang melintang melakukan aksinya mencuri sepeda motor di Palembang mengakhiri petualangannya setelah dicokok Polsek IB II di rumahnya, Senin (7/11) Foto/Kardo

SPESIALIS RANMOR: Febri yang telah malang melintang melakukan aksinya mencuri sepeda motor di Palembang mengakhiri petualangannya setelah dicokok Polsek IB II di rumahnya, Senin (7/11) Foto/Kardo

Palembang – Febri (21) spesialis ‘pemetik’ sepeda motor di wilayah Palembang mengakhiri petualangannya setelah dibekuk di rumahnya di Lorong Dei Kelutung, Kelurahan 32 Ilir oleh petugas Polsek Ilir Barat (IB) II, kemarin.

Di kediaman tersangka disita beberapa potongan asesoris sepeda motor yang sudah dijual tersangka dan beberapa STNK.

Informasi yang didapat Koran Kito mengungkapkan, tersangka ditangkap setelah ada pengakuan dari salah satu rekan tersangka yakni Andre yang lebih dulu ditangkap anggota Polresta Palembang.

Kapolsek IB ll Palembang AKP Mayestika Hidayat mengatakan, tersangka sudah memiliki beberapa laporan disejumlah Polsek di Palembang. Bahkan di Polsek IB ll pun tersangka telah mengantongi sedikitnya tujuh laporan pencurian sepeda motor. “Tersangka merupakan spesialis ranmor yang sudah beraksi hampir diseluruh wilayah Polresta Palembang. Saat ini kita masih melakukan pengembangan terlebih dahulu. Sebab, tersangka juga pernah dilaporkan atas kasus penggeroyokan,” ungkap Mayestika.

Selain itu, papar Mayestika, kasus ini akan terus melakukan pengembangan terhadap tersangka terkait pengejaran sejumlah rekan tersangka yang sudah menjadi DPO Polisi. “Kita masih lakukan pengembangan terkait tersangka lain, sebab menurut pengakuan tersangka jika ia beraksi tidak sendirian,” pungkas Mayestika.

Sementara itu, tersangka mengaku jika dirinya sudah satu tahun lebih melakukan aksi tersebut dengan bermodalkan kunci liter T hasil ajaran kakaknya. “Sudah setahun ini pak saya melakukannya, itu diajari kakak saya untuk mencuri motor tersebut. Motornya saya jual sama Yahya warga Gandus,” ungkap Tersangka.

Selain itu, tersangka mengaku jika uang hasil dirinya mencuri dibelikan untuk kebutuhan keluarga dan istri. “Uangnya untuk istri saya pak, karena uang saya hasil dagang tidak mencukupi,” aku Febri.(korankito.com/kardo).