Bisa Dipercaya

Santunan untuk 261 Janda Veteran, Bisa Ambil Hari Ini

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda.Foto/dok
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda.Foto/dok

Palembang – Sebanyak 261 janda veteran pejuang kemerdekaan mendapatkan dana santunan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang masing-masing Rp1 juta yang dapat diambil di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Palembang mulai hari ini hingga besok.

 

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Hartiwi Anshori mengatakan, pemberian dana santunan itu dalam rangka menyambut hari Pahlawan. Kendati demikian tahun ini pihaknya hanya mampu memberikan dana santunan kepada 261 janda. Besaran santunan yang diterima masing-masing senilai Rp 1 juta. “Anggaran kita terbatas, jadi tahun ini hanya bisa memberi sedikit santunan,” ujarnya, Selasa (8/11).

Berita Sejenis
1 daripada 3.069

Ia mengaku tidak tahu persis jumlah pasti janda veteran pejuang yang tergabung dalam Persatuan Istri Veteran (Persiv). Yang jelas, untuk tahun ini hanya mampu memberi 261 orang dalam bentuk tunai. “Syaratnya mereka harus terdaftar dan memiliki kartu Persiv. Selain itu melampirkan KTP, KK beserta undangan dari Dinsos. Pencairan santunan ini kita buka selama dua hari, Selasa (8/11) sampai Rabu (9/11),” ungkapnya.

Untuk penyerahan secara simbolis sendiri, akan diberikan oleh Walikota Palembang pada saat upacara di tanggal 10 November mendatang. Tak hanya janda veteran, untuk para veteran pun biasanya menerima santunan. “Intinya pemerintah kota selalu berupaya memperhatikan para veteran ini beserta keluarganya,” jawabnya singkat.

Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, Pemkot berupaya untuk bisa membantu kesejahteraan baik untuk veteran pejuang mapun janda para veteran pejuang. Ia pun memaknai hari Pahlawan sebagai pemacu semangat untuk membangun Palembang. “Tanpa para pejuang, kita bukanlah apa-apa. Dalam hal ini Pemkot sebisa mungkin membantu kesejahteraan para veteran dan janda veteran ini,” katanya.

Salah satu Janda Veteran, Theresia Suminten (73) mengaku senang menerima santunan. Ia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi kesejahteraan para janda veteran pejuang. Kendati dana yang diberikan bernilai Rp 1 juta, namun ia tetap bersyukur. “Awalnyo dikabari nerimo dana santunan sebesar Rp 2 juta. Tapi dak tahu ngapo cuma dapat sejuta. Tapi idak apo-apo, yang penting kami masih diperhatike,” ujarnya.

Suminten merupakan satu dari ratusan janda veteran yang membutuhkan bantuan kesejahteraan. Biasanya saat memasuki bulan November ia dan istri veteran lain sering mendapat santunan, baik berupa uang dan pangan. “Kalau dulu di jaman Gubernur Syahrial selalu dapet bantuan. Tapi sekarang idak pernah lagi,” jelasnya. (korankito.com/ria)