Pemkot Palembang Akan Periksa Pasar Malam Gelar Judi

 

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan memeriksa izin pengusaha pasar malam yang disinyalir disalahgunakan dengan permainan ketangkasan beraroma judi.

Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda menegaskan, akan memeriksa izin usaha pengusaha pasar malam. Pemeriksaan izin usaha itu diperlukan mengingat izin tersebut dikeluarkan untuk menggelar pasar malam selama tujuh hari atau satu minggu saja.

“Saya akan periksa izinnya,” kata Finda, usai acara pembayaran dan pelepasan hak atas tanah dan bangunan untuk pembangunan pompa pengendalian banjir SUB DAS Bendung dihalaman Dinas PUBM dan PSDA Kota Palembang, Senin (7/11).

Bahkan, kata Finda, akan memanggil camat dan lurah setempat terkait izin yang dikeluarkan, bila izin yang diberikan melebihi dari tujuh hari sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. “Kita tidak ingin adanya perjudian, ini akan merusak generasi muda kita, terlebih ada keterlibatan pegawai kita yang memberikan izin tidak sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Maraknya pasar malam yang mulai tumbuh subur di Kota palembang terindikasi disalahgunakan pengusaha untuk mencari keuntungan dengan menyediakan perjudian berkedok pasar malam. Pantaun di lapangan, pasar malam ini kerap berpindah-pindah dari satu lokasi kelokasi lain, seperti yang terlihat di Kecamatan Alang-Alang Lebar dan Kecamatan Sako Palembang.

Menurut informasi yang didapat Koran Kito, lapak judi itu dikemas seolah-olah ajang permainan anak-anak, karena tersedia komedi putar dan lainnya. Namun yang aneh, jumlah permainan bola gelinding dengan cara pemasangan menggunakan uang tersebut, beroperasi mulai pukul 21.00 malam hingga dinihari. (korankito.com/ria)