Opat Diperiksa Empat Jam Terkait Penipuan

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga. Foto/Kardo

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga. Foto/Kardo

Palembang – Terlapor kasus penipuan, anggota DPR RI Syofwatillah Mohzaib alias Opat diperiksa selama empat jam di Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (7/11).

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga mengungkapkan, pada pemeriksaan kedua kali ini penyidik menyodorkan 16 pertanyaan kepada Opat. Pertanyaan mengarahkan kepada kronologis kejadian dan apakah Opat menerima uang dari pelapor. “Opat tiba di Polda pukul 10.00, karena sebelumnya sempat batal karena sakit. Dan hari ini Opat memenuhi panggilan. Kita ajukan 16 pertanyaan,” ungkap Silitonga, saat ditemui di Mapolda Sumsel.

Silitonga mengungkapkan, segera akan lakukan gelar perkara dan sebelumnya sudah diperiksa 12 saksi dalam kasus Opat tersebut.

Diketahui, pemeriksaan terhadap anggota DPR Partai Demokrat itu terkait laporan pengusaha perkebunan kelapa sawit Mularis Djahri yang masuk pada 1 September 2013. Berdasarkan laporan No.LP-B/540/IX/2013, Opat diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan uang milik Mularis sebesar Rp 2,5 miliar.

Uang tersebut diberikan Mularis untuk biaya kepengurusan Hak Guna Usaha (HGU) PT Campang Tiga di Desa Campang Tiga, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), seluas 4 hektare, namun hingga kini HGU tersebut belum juga selesai. (korankito.com/kardo).