Bisa Dipercaya

Kawanan Penodong Beraksi di Belakang Mapolresta

 

PENODONGAN: Korban penodongan Akso Ririm Pianto melaporkan peristiwa yang dialaminya saat ditodong di belakang Mapolresta, Sabtu (6/11). Foto/Denny
PENODONGAN: Korban penodongan Akso Ririm Pianto melaporkan peristiwa yang dialaminya saat ditodong di belakang Mapolresta, Sabtu (6/11). Foto/Denny

Palembang – Kawanan penodong nekad melancarkan aksinya terhadap Akso Ririm Pianto (11) di belakang markas Polresta, Palembang, Ahad (6/11) petang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.090

Namun aksi nekad para penodong itu gagal membawa kabur sepeda motor Akso lantaran diketahui sejumlah warga. Hanya saja, korban harus mengalami luka memar di kepala, setelah dipukul oleh pelaku yang berjumlah empat orang tersebut.

Atas kejadian tersebut, ibu kandung Akso, Arina (41) mendatangi Mapolresta Palembang, Senin (7/11) pagi, untuk membuat laporan peristiwa yang dialami anaknya tersebut di Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polresta Palembanng.

Dihadapan petugas kepolisian, Arina menuturkan saat itu dirinya sedang berada di rumah. Lalu, datanglah korban menemuinya serta menceritakan kejadian tersebut kepadanya. Dimana, menurut pengakuan anaknya tersebut, kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.00.

Dimana, saat itu korban Akso hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor dan dihadang oleh empat orang tak dikenal yang langsung meminta sejumlah uang kepadanya. Lantaran takut, korban menyerahkan uang sebesar Rp 10 ribu.

Hanya mendapati uang sebesar Rp 10 ribu, pelaku naik pitam yang langsung melakukan pemukulan terhadap anaknya dengan menggunakan kayu di kepala bagian kiri serta kanan. Tak hanya itu, pelaku juga sempat merampas sepeda motor, namun korban menjerit meminta tolong.

Jeritan Akso, didengar warga sekitar yang langsung berbondong-bondong mendatangi korban, lantas pelaku pun kabur melarikan diri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban, dan akan segera ditindak lanjuti.

“Kita sudah menerima laporan dari korban, dan akan segera kita tindak lanjut anggota kita dilapangan. Doakan saja pelaku cepat ditangkap,”, jawabnya singkat. (korankito.com/Denny)