Bisa Dipercaya

14 Daerah di Sumsel Raih WTP dari BPK

KULIAH UMUM : Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki ungkapkan 14 dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel sudah raih predikat wajar tanpa pengecualiaan dari BPK, Senin (7/11)
KULIAH UMUM : Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki ungkapkan 14 dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel sudah raih predikat wajar tanpa pengecualiaan dari BPK, Senin (7/11)

Palembang –  Sebanyak 14 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel) telah menraih opini wajar tanpa pengecualiaan terkait hasil pemeriksaan laporan keuangan yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Menurut Wakil Gubernur (Wagub) Ishak Mekki hal itu menunjukkan sebagian besar laporan keuangan kabupaten/kota di Sumsel sudah sangat baik, dan kedepan akan terus ditinggkatkan bersama-sama. “Kedepan kita terus berupaya bersama agar semua di 17 kabupaten dan kota di Sumsel bisa mendapat opini WTP,” terang Ishak Mekki saat menyampaikan sambutan dalam acara kuliah umum bertajuk Peran BPK dalam Pemeriksaan Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Rakyat yang disampaikan Kepala BPK RI H Harry Azhar Azis di Gedung Akademic Center UIN Raden Fatah Palembang, Senin (7/11).

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Wagub Ishak Mekki mengungkapkan, Sumsel memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Untuk pemanfaatan SDA yang melimpah ini perlu didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Menurutnya, sejak menjabat sebagai bupati, selalu menginstruksikan jajarannya agar tidak bermain-main dalam pengelolaan keuangan, serta melakukan penyususnan program yang lebih baik agar bermanfaat bagi masyarakat. “Terutama di daerah, masih banyak sumber daya manusia yang belum memadai, seperti di desa-desa, ketidak mampuan SDM di Desa mengakibatkan belum optimalnya dana desa yang digulirkan pemerintah,” ujar Ishak Mekki dalam acara yang juga dihadiri Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Sirozi, Ketua BNN Sumsel M Iswandi Hari, Para perwakilan FKPD Provinsi Sumsel, serta para Pimpinan UIN Raden Fatah Palembang.

Dalam kuliah umun Ketua BPK RI H Harry Azhar Azis memaparkan tentang banyak hal diantaranya mengenai tugas dan fungsi BPK, Visi dan Misi BPK, tentang pemeriksaan keuangan, opini BPK, terkait pemeriksaan kinerja, Pemeriksaan dengan tujuan tertentu serta akuntabilitas BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan.

Pria Kelahiran Tanjung Pinang, Provinsi Riau ini menjelaskan, sebagai lembaga pemeriksa keuangan, BPK diberi kewenangan memeriksa keuangan negara dan memberi opini terhadap laporan keuangan yang di periksa, dan selanjutnya dilaporkan ke DPRD, DPD dan Presiden.

‘’Sesuai visi BPK menjadi pendorong pengelolaan keuangan negara melalui pemeriksaan yang berkwalitas dan bermanfaat, untuk BPK sendiri, keuangannya diperiksa oleh kantor akuntan Publik yang di tunjuk DPR RI,” terangnya.(korankito.com/Azza)