Tak Punya Uang, Tukang Ojek Curi Motor

CURI MOTOR : Tersangka Nevia Triansyah Putra (29) nekad mencuri sepeda motor, alasannya sebagai pengojek penghasilannya tidak cukup. Foto/Denny

CURI MOTOR : Tersangka Nevia Triansyah Putra (29) nekad mencuri sepeda motor, alasannya sebagai pengojek penghasilannya tidak cukup. Foto/Denny

 

Palembang – Seorang pengojek Nevia Triansyah Putra (29) terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polresta Palembang, karena nekad mencuri sepeda motor di Jalan Pintu Besi, Kertapati, Palembang.

Aksi warga Kota Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering (OKI) itu tepergok petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta palembang yang tengah melakukan patroli di kawasan Kertapati, Kamis (3/11) pagi.

“Saya mengojek pak, biasanya sehari dapat uang Rp 30 ribu, kadang-kadang gak dapat uang. Terpaksa melakukannya (mencuri-red), karena hasil mengojek tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup saya dan istri,” jelas tersangka saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta Palembang, Ahad (6/11).

Tersangka mengaku, menjalankan aksinya saat seorang korban sedang berbelanja di warung dengan meninggalkan sepeda motor dalam keadaan mesin yang menyala. Melihat situasi aman, dirinya hendak membawa kabur motor tersebut. Namun, korban berteriak maling, sehingga ia ditangkap warga. “Tidak ada niat pak mengambilnya, saya khilaf. Waktu itu saya hendak ke rumah teman, tapi melihat motor korban timbullah niat mau mencuri. Pas mau, saya bawa lari korban berteriak maling, sehingga saya ditangkap warga dan polisi,” terangnya.

Nevia juga mengaku, pernah menginap di sel tahanan selama satu tahun, dengan kasus mencuri ponsel. “Sudah pernah tebuang, tahun 2015 kasus mencuri ponsel pak. Saya menyesal, dan tidak akan mencuri lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan, pelaku masih menjalani pemeriksaan guna mencari korban-korban yang lainnya. “Kita akan dalami kasus ini, apakah ada korban-korban yang lain dari perbuatan pelaku,” kata Andi. (korankito.com/Denny)