Bisa Dipercaya

Penipu Calon Anggota Polisi Diamankan

PENIPUAN : Terduga penipu calon anggota polisi sedang diperiksa di ruang Unit Pidana Khusus Polresta Palembang, Sabtu (5/11). Foto/Denny
PENIPUAN : Terduga penipu calon anggota polisi sedang diperiksa di ruang Unit Pidana Khusus Polresta Palembang, Sabtu (5/11). Foto/Denny

 

Palembang – Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, amankan RY (45) yang diduga melakukan penipuan terhadap korban Fiti Paldi (41) yang dijanjikan bisa menjadi anggota polisi membayar sejumlah uang.

RY warga Kelurahan Sungai Buah, Kecamatan Ilir Timur (IT) II itu untuk sementara menginap di tahanan Polresta Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Menurut korban Fiti, perbuatan pelaku terjadi pada bulan April 2016. Saat itu pelaku mendatangi korban dan mengungkapkan bisa membantu sepupu korban menjadi polisi dengan syarat ada uang pelicin. “Saya kenal dengan pelaku dari teman juga. Setelah berkenalan dengannya, dia mengatakan kalau bisa memasukan seseorang menjadi polisi, dan mempunyai kenalan pejabat di Polda Sumsel, makanya kami tergiur,” jelas korban saat ditemui awak media.

Lanjutnya, usai pertemuan pertama itu, korban mendatangi rumah pelaku serta menyerahkan uang sebesar Rp 250 Juta tunai. Kemudian, setelah sepupunya dinyatakan lulus beberapa tes, Rismunandar kembali meminta uang sebesar Rp 30 Juta. “Awalnya Rp 250 Juta, sepupu saya dinyatakan lulus beberapa tes. Dia meminta lagi Rp 30 Juta, kami berikan lagi ke dia. Nah, waktu sepupu saya mengikuti tes pengetahuan umum, dinyatakan tidak lulus. Jadi, total kerugian mencapai Rp 280 Juta,” jelasnya.

Korban mengaku sempat menanyakan janji pelaku dan minta uang yang telah disetor segara dikembalikan, namun pelaku terus menghindar. “Sudah saya hubungi, meminta uang Rp 280 Juta punya saya itu dikembalikan. Tapi katanya, uang tersebut masih dengan pejabat di Polda. Terakhir, saya meminta katanya uang itu sudah tidak ada lagi sudah habis. Jadi, kami memilih lapor polisi,” tuturnya.

Kabag Operasi Polresta Palembang Kompol Andi Kumara membenarkan pihaknya mengamankan pelaku berikut barang bukti satu lembar kwitansi pembayaran uang sebesar Rp 250 juta dan Rp 30 Juta, serta surat perjanjian pengembalian uang tersebut. “Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” jawabnya.

Sementara, pelaku hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan, karena masih menjalani pemeriksaan Polresta Palembang. (korankito.com/Denny)