Bisa Dipercaya

Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Mr X : Ditemukan sosok mayat mengapung di Sungai Musi, Ahad (6/11) pukul 13.30. Ciri-ciri usia 20 tahun, rambut pendek, tinggi 165, kulit putih dan tompek di bahi kanan. Foto/kardo
Mr X : Ditemukan sosok mayat mengapung di Sungai Musi, Ahad (6/11) pukul 13.30. Ciri-ciri usia 20 tahun, rambut pendek, tinggi 165, kulit putih dan tompel di bahu kanan. Foto/kardo

Palembang – Sesosok mayat pria tanpa identitas atau Mr X ditemukan mengapung di dekat Dermaga Hoktong, Sungai Musi, Kecamatan Plaju Palembang, Minggu (6/11) sekitar pukul 13.30.

Ketika ditemukan mayat tersebut hanya mengenakan celana dalam warna abu-abu. Sedangkan ciri-ciri fisik usia sekitar 20 tahun, tinggi badan 165 cm, kulit putih, rambut pendek, dan tompel di bahu kanan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.076

Mr X pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar Kevin Adi Paso (14) yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan. Saat itu, Kevin sedang memancing di perairan Sungai Musi dan bukan ikan yang didapat, melainkan melihat sosok mencurigakan mengapung di air. Setelah diperhatikan secara seksama, benda tersebut adalah sesosok mayat laki-laki, lantas ia pun menghubungi Ketua RT 11 Samsul Arifin. “Saya lagi mancing pak, melihat ada benda seperti boneka. Setelah saya perhatikan, ternyata itu mayat. Jadi, saya langsung memanggil pak RT Samsul. Tidak lama kemudian, polisi datang,” ujarnya saat ditemui di tempat kejadian perkara.

Kasat Polair Polresta Palembang Kompol Heri Lawalata saat ditemui di ruang Forensik RS Bhayangkara mengatakan, jika jenazah diduga masih remaja berumur 20 tahun. Dirinya juga menambahkan jika belum ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, namun pihaknya masih harus melakukan visum terlebih dahulu agar dapat mengetahui penyebab kematian korban. “Sudah kita bawa, saat ini kita akan lakukan visum terlebih dahulu nanti tinggal menunggu hasil forensik,” ungkap Heri.

Selain itu, ia mengimbau, kepada masyrakat disekitar penemuan untuk segera melapor jika ada anggota keluarganya yang hilang. “Kalau ada anggota keluarga yang hilang, masyarakat kita iimbau untuk segera melapor dan pasti akan kita bantu,” tukasnya.(korankito.com/kardo/Denny).