Bisa Dipercaya

Alex Noerdin Ajak Masyarakat Jaga Sumsel

 

1-2

Palembang- Ditengah berlangsungnya demo besar-besaran terkait penistaan agama di Jakarta, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengajak seluruh stakeholder dan semua lapisan masyarakat Sumsel agar bersama-sama menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif di Provinsi Sumsel.

Berita Sejenis
1 daripada 3.076

Menurut Alex, walaupun sempat terjadi demo yang sama di bundaran Masjid Agung Palembang, namun masa tidak sebesar demo di Jakarta. “Saya berterima kasih karena kita semua sudah menjaga suasana yang kondusif di Sumsel,” ungkap Alex

Hal ini diungkapkan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri penandatanganan nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur Sumsel terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2017 di ruang rapat Banggar DPRD Provinsi Sumsel, Jum’at (4/11).

Gubernur Alex Noerdin menambahkan, suasana yang kondusif di Provinsi Sumsel menjadi salah satu prioritas yang harus terus di jaga bersama, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama seluruh stakeholder mulai dari TNI, Polri dan didukung seluruh lapisan masyarakat akan terus berupaya menciptakan suasana kondusif di Sumsel. “Jangan pernah terjadi kerusuhan apapun di Sumsel, apalagi kerusuhan antar umat beragama, kalau sudah terjadi akan sulit dibenahi,” terang Alex.

Sementara, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda dalam kesempatan ini menyampaikan tentang KUA dan PPAS yang merupakan dokumen anggaran yang di buat sebagai pedoman dalam menyusun APBD berdasarkan Rencana Kerja Proiritas Daerah (RKPD) dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). “Saya berterima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sumsel yang sudah bekerjasama dengan baik, bekerja keras dan melakukan penelitian terhadap KUA dan PPAS tahun anggaran 2017 ini,” ungkapnya.

Setelah di tandatangani, nota kesepahaman bersama inin kemudian diserahkan langsung Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Untuk diketahui, rancangan APBD Sumsel tahun 2017 mengalami peningkatan 6,60 persen dibanding tahun 2016, nota kesepakatan bersama terkait KUA dan PPAS ini ditujukan untuk mensinergikan anggaran dengan rencana pembangunan di Sumsel tahun 2017 mendatang.

Sebagaimana proses pembahasan dan penelitan yang telah dilaksanakan maka rancangan APBD Provinsi Sumsel 2017 disepakati Rp7.9 triliun mengalami peningkatan sejumlah Rp 489 miliar atau naik 6,60% dari APBD perubahan 2016 yang telah ditetapkan sejumlah Rp7.4 triliun. (korankito.com/azza)