Bisa Dipercaya

Dipalaki 10 Orang, Pelajar SMA Pecah Kepala

img-20161102-wa0008

Palembang – Sial dialami Jefriyansyah (16) seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Palembang ini. Pasalnya, ia harus mengalami luka memar sekujur tubuh dan kepala pecah setelah di palaki puluhan orang tak dikenalnya, Selasa (1/11) sekitar pukul 18.00.

Atas kejadian itu, pelajar yang tinggal di Jalan Silaberanti, Lorong Aur, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang mendatangi unit piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (2/11) guna melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Berita Sejenis

Simpan Lima Pelor, Udin Terjaring Razia

Berikut Penyebab ‘Learning Disabilities’ Yang…

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

1 daripada 3.068

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban menuturkan kejadian naas yang menimpanya tersebut bermula saat korban Jefri hendak pulang ke rumahnya. Lalu, saat melintasi Jalan M Ryacudu, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pelaku bertemu dengan 10 orang pelaku.

Kemudian, seorang pelaku mendekati korban seraya meminta uang yang dimilikinya. Namun, karena Jefri tak memiliki uang banyak, ia pun mengindahkan permintaan kawan pelaku serta hanya memberikan uangnya sebesar Rp 10 ribu.

“Sekitar 10 orang, satu yang meminta uang kepada saya. Awalnya minta 50 Ribu, tapi saya tidak punya uang, jadi saya kasih Rp 10 ribu,” ujar korban saat memberikan keterangan di petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Tak terima hanya mendapatkan uang Rp 10 ribu dari korban, kawanan pelaku pun langsung menghajar korban menggunakan ikat pinggang, tangan kosong sehingga Jefri mengalami luka robek di bagian atas kepalanya, dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Palembang BARI.

“Saya berteriak minta tolong, warga ramai datang mereka berlari, saya dibawa ke rumah sakit. Dan, akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang. Saya berharap pelaku cepat ditangkap oleh polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan jika laporan korban sudah diterima oleh anggotanya. Selanjutnya, akan ditindak lanjuti tim Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang.

“Kita sudah menerima laporan dari korban, dan akan segera kita tindak lanjuti oleh anggota kita di lapangan. Anggota kita, sudah melakukan olah TKP, berdoa saja pelaku cepat kita tangkap,” tutupnya singkat. (korankito.com/denny)