Sejumlah Tokoh Lahat Apresiasi Ide Aswari

img-20161031-wa0029-1024x576

Lahat – Program kurikulum muatan lokal baca tulis Alquran untuk pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang digagas Bupati Lahat H Aswari Riva’i mendapat apresiasi positif dari sejumlah tokoh di Bumi Seganti Setungguan.

Kurikulum muatan lokal baca tulis Alquran yang dilaunching akhir bulan lalu itu dinilai sebuah langkah terobosan dan ide cemerlang dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter.

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) KH Khusnuddin, para ulama di Lahat sangat mendukung gagasan tersebut sebagai program yang mulia untuk dunia dan akhirat. ‘’Muatan lokal baca tulis Alquran yang diterapkan sejak dini akan menjadikan generasi muda lebih baik, terutama untuk membendung dampak negatif yang dapat mempengaruhi anak muda,’’ uajrnya.

Ia juga berharap kepada para pelajar memanfaatkan kurikulum itu dan jangan dianggap remeh karena akan menjadi modal di dunia dan akhirat.

Kemudian pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lahat Marsuhoi juga menyampaikan, pihaknya sangat mendukung program itu, sebab pemberantasan buta aksara Alquran harus dilakukan sejak dini khususnya dikalangan pelajar muslim. ‘’Kami juga berharap ke depan tidak ada lagi warga Lahat yang buta aksara Alquran,’’ paparnya, sembari mengatakan siap membantu tenaga pengajar jika diperlukan.

Demikian pula halnya dengan Pimpinan Muhammadiyah Lahat Khairudin yang mengungkapkan, bahwa memang program ini sudah selayanya dilakukan sebab pemberantasan buta aksara Alquran harus dituntaskan karena ini menjadi tanggung jawab bersama antara ulama dan umara. ‘’Ini memang menjadi tanggung jawab kita bersama mendidik generasi muda untuk menjadi yang terbaik,’’ katanya.

Sedangkan Kapolres Lahat AKBP Rantau Isnur Eka sangat apresiasi langkah Bupati tersebut, sebab penanaman nilai-nilai agama khususnya Alquran bagi pelajar beragama Islam menjadi sangat penting.

Tentu, tambahnya, kegiatan ini harus dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan setamat SD siswa sudah mampu membaca dan menulis Alquran sehingga ketika mereka sudah ditingkat SMP dilanjutkan dengan pendalaman semisal mempelajari terjemahan Alquran. ‘’Kenakalan remaja itu muncul lebih disebabkan kurangnya pembenaan mental spiritual, nah dengan adanya program Bupati ini akan dapat mendoktrin nilai-nilai agama bagi pelajar,’’ katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lahat Sutoko menyampaikan, program ini diharapkan bisa membantu anak-anak dalam mempelajari, memperdalam dan mengamalkan ajaran agamanya. ‘’Sehingga bisa membentuk anak-anak muslim yang memiliki akhlaq karimah serta menciptakan peserta didik di Lahat berkarakter, cerdas dan berbudi pekerti,’’ tegasnya. (korankito.com/hasjim)