Hadapi MEA, Tenaga Kesehatan Harus Mampu Bersaing

5u6a5068

Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki meresmikan pembukaaan seminar motivasi nasional medical preneur dengan tema peran tenaga kesehatan di dalam dunia entrepreneur di Era MEA 2016 diselenggerakan Indonesian Enterpreneur Club di Dermaga Convention Center, Benteng Kuto Besak Palembang, Minggu (30/10).

Pada kegiatan seminar yang diikuti oleh 2.000 anak muda khsusnya di bidang kesehatan mendatangkan Motivator Muda yaitu Mr. Syafi Efendi.

“Pemuda mempunyai andil besar bangsa dan negara ini, baik itu dalam memperebutkan kemerdekaan, reformasi dan lainnya,” ujar Ishak dihadapan para pemuda tenaga kesehatan.

Terbukti seperti perjuangan dulu melawan para penjajah, peranan pemuda sudah memberikan contoh yang terbaik yang berkontribusi untuk bangsa dan negara. Pada saat itu, lanjut Ishak, Peranan generasi muda mempunyai andil yang mana sejarah telah membuktikan untuk memperebutkan kemerdekaan.

“Begitu juga peran pemuda saat Ini terbukti seperti pembalap Formula one Rio Hariyanto dan juga bulungtangkis kita yang telah mengguncang dunia, itu semua peran pemuda,” ujarnya.

Menyangkut soal kesehatan, Ishak menuturkan, kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang sudah di amanatkan di dalam Undang-Undang dasar (UUD) 1945, setiap orang wajib menerima pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kesehatan yang dirasakan betul-betul oleh masyarakat itu tergantung kepada tenaga kesehatan dan anak muda seperti para tenaga kesehatan. “Jadi dalam melayani di bidang kesehatan yang betul-betul dapat di rasakan oleh masyarakat itu tergantung dari tenaga kesehatan dan anak muda ini,” ujarnya.

Sebagai tenaga kesehatan, menurut Ishak, harus benar-benar profesional, harus tahu dan selalu ikuti perkembangan teknologi khsususnya dibidang kesehatan. “Kalau kita terus ikuti perkembangan teknologi, tentu kita tidak akan ketertinggalan begitu juga InsyaAllah masyarakat dapat dilayani dengan baik dan kita bisa bersaing dengan tenaga medis lain,” lanjut Ishak.

Seperti meghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), para tenaga kesehatan ataupun pemuda harus terus mengembangkan ilmu dan terus berkreatif dan inovatif. “Jadi kita terus kreatif dan inovatif sehingga kita mampu bersaing,” terangnya.

Ishak juga megharapkan kepada pemuda dan tenaga kesehatan agar kegiatan seminar ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Mari menjadi masa depan yang lebih baik, sukses serta merubah bangsa ini,” tutupnya.

Sementara Manager Area SE Managemen Sumsel, Jaka Harlis mengucapkan terimah kasih atas kehadiran Wagub Sumsel, Ishak Mekki yang sempat hadir. “Kegiatan ini diikuti hampir 2.000 para tenaga kesehatan dari Provinsi Sumsel, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat berdampak positif khusunya para tenaga kesehatan dan pemuda di Sumsel,” pungkasnya. (korankito.com/rel)