Bisa Dipercaya

Rumahnya dijadikan Arena Judi, Bapak Bacok Teman Anak

dscn1438

Palembang – Tak senang melihat rumahnya yang terletak di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang dijadikan oleh anaknya bersama teman-temannya sebagai arena berjudi. Membuat Lasok (61) nekat membacok Davit (26) yang tak lain adalah teman anaknya sendiri.

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kesehariannya sebagai buruh angkut di Pasar Induk Jakabaring ini, harus mendekam di sel tahanan Mapolsek SU I Palembang, setelah ditangkap anggota Satreskrim Polsek SU I Palembang, Rabu (26/10) malam.

Berita Sejenis

Dzumafo Perketat Pesaingan Lini Depan SFC

Polda Sumsel Sidak Pasar dan Siagakan Pasukan

Peran Motivasi Orangtua Terhadap Prestasi Anak

1 daripada 3.109

Menurut pengakuan Lasok, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (1/10) sekitar pukul 07. 00 kemarin, dimana saat itu dirinya baru saja pulang dari bekerja. Setibanya di rumah, ia melihat jika anaknya bersama teman-temannya yang lain sedang asik bermain kartu remi.

“Saya tidak senang rumah dijadikan tempat seperti itu, makanya saya marah-marah kepada mereka, agar tidak bermain judi lagi dirumah saya,” ucap tersangka Lasok saat gelar perkara di Mapolsek SU I Palembang, Jum’at (28/10) siang.

Lanjutnya, ketika melihat ia marah-marah, korban Davit yang berada di tempat kejadian perkara (tkp) langsung membentak tersangka. Sehingga, hal tersebut memancing emosi Lasok. Tersangka yang naik pitam, mengambil parang dan membacok korban.

“Saya khilaf pak, karena kesal sudah dibentak-bentak oleh dia. Jadi, saya mengambil parang, dan ditamparkan dipipinya. Melihat dia melawan, saya bacokkan dengan dia, tetapi hanya terkena tangannya saja. Saya menyesal pak, itu semua diluar kendali saya,” ujarnya.

Tersangka Lasok menambahkan, setelah melihat korban berlari untuk menyelamatkan diri, ia pun mengambil sepeda motor Honda Revo BG 3229 RV yang terparkir di depan rumahnya. Kemudian, motor tersebut disembunyikannya di semak-semak belakang rumahnya.

“Kalau masalah motor itu, dia mempunyai hutang Rp 1 Juta kepada anak saya. Makanya saya mengambil motor itu, tetapi kalau sudah dia kembalikan hutang saya itu, akan saya kembalikan juga motornya. Motor dia, saya sembunyikan di semak-semak, yang orang lain tidak terlihat,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang, AKP M Khalid Zulkarnaen melalui Kanit Reskrim Iptu Azwan mengatakan tersangka Lasok berikut barang bukti sepeda motor Honda milik korban, serta sebilah senjata tajam (sajam) jenis parang sudah diamankan di Polsek SU I Palembang.

“Korban bersama temannya mendatangi rumah tersangka, yang kebetulan anaknya berteman dengan korban. Setelah, mengobrol terjadilah selesih paham, tersangka mengambil parang dan membacoknya sebanyak empat kali, lalu saat korban berlari pelaku mengambil sepeda motor korban,” tutupnya seraya menambahkan tersangka akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan sembilan tahun penjara. (korankito.com/denny)