Dukungan Sang Ayah yang Membuat Jenderal Tito Sukses

kalrPalembang-Belasan ribu pelayat dari berbaga kalangan menghadiri pemakaman

jenazah Achmad Soleh (78), ayahanda Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (29/10). Jenazah dimakamkan usai shalat Jumat di pemakaman Puncak Sekuning Palembang, sekitar pukul 13.00.

 

Kapolri Jendral Tito mengiringi kepergian jenazah sang ayah ke pemakaman di dekat makam keluarga besarnya.

 

Lalu jenazah langsung dimasukan ke dalam liang lahat. Jenderal Tito turun langsung menyambut jenazah almarhum dar lang lahat.

 

Ribuan pelayan memenuhi enam tenda berwarna putih tak sanggup menahan haru proses pemakaman. Tak sedikit, pelayat meneteskan air mata atas kepergian almarhum.

 

Usai melakukan pemakaman sang ayah, Jendral Tito menceritakan perjalanan hidupnya bersama almarhum dari masa kecil hingga membuatnya sukses menjadi orang tertinggi di institusi polri saat ini.

 

“Banyak sekali cerita dan kenangan yang saya lalui bersama almarhum. Beliau juga seorang wartawan dan kemudian jadi humas Semen Baturaja. Dengan keterbatasan biaya beliau konsen dan berkonsep, berpikir pendidikan bagi anak-anaknya, dan terbukti perjuangan ayah tercapai sudah membuat anak-anaknya sukses semasa hidup,” ungkap Jenderal Tito kepada wartawan.

 

Selai itu, Tito juga mengatakan kunci sukses anak-anaknya adalah buah hasil dari konsep pikiran dan dorongan almarhum dalam pendidikan yang membuat anak-anaknya berkembang dan termotivasi untuk maju.

 

Bahkan almarhum juga berjuang habis-habisan agar anak-anaknya sekolah di tempat favorit dan unggulan seperti anak dari keluarga mampu lainnya.

 

“Dengan berada di sekitar orang-orang hebat saat itu beliau tidak malu dan tetap kuat menjalani kiprah karirnya agar kami termotivasi untuk maju seperti dirinya. Dan pada saat itu dirinya mampu bersaing di kalangan orang-orang mampu,” ujarnya.

 

Menurut Tito, sepeninggal sang ayah, tak ada harta warisan yang diberikan selain ilmu dan motivasi yang diberikan sang ayah dan terbukti anak-anaknya menjadi orang sukses yang ia impikan.

 

“Nasehat dan motivasi beliau adalah warusan berharga yang diberika kepada anak-anaknya. Saya berpesan anak-anak muda terus kejar pendidikan, dan jika kita optimis, biaya bukan lagi halangan untuk meraih kesuksesan para generasi muda,” ujarya.Kard