Bisa Dipercaya

Peringati Sumpah Pemuda, SMAN 7 Palembang Gelar Donor Darah

dsc_0381Palembang – Sebanyak 50 pelajar dan 20 orang tenaga pendidik SMAN 7 Palembang memperingati hari Sumpah Pemuda dengan kegiatan bakti sosial melalui donor darah.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7, Palembang, Nyimas Yasmin melalui staf kesiswaan Sri Mulyati, mengatakan, kegiatan donor darah ini dalam rangka memperingati deklarasi hari Sumpah Pemuda.

“Biasanya kami mengadakan lomba baca puisi untuk memperigati hari Sumpah Pemuda. Ini kali pertama kami mengadakan donor darah di sekolah. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk karakter siswa yang berjiwa tolong menolong. Karena setetes darah sangat berarti bagi orang yang membutuhkan,” katanya.

Berita Sejenis

Lima Cara Menyenangi Proses Belajar

Lima Titik Pipa PDAM Linggau Bocor

Suporter SFC: Dzumafo Itu Bio Paulin Kedua

1 daripada 3.103

Selain untuk bakti sosial, lanjutnya, pihaknya ingin menanamkan karakter berjiwa sosial yang tinggi terhadap sesama. Jadi para siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan saja, melainkan dibekali juga dengan karakter yang dapat berguna untuk masyarakat.

Lebih lanjut Sri mengatakan, karena ada beberapa persyaratan untuk menjadi pendonor, hanya siswa kelas XII dan siswa yang sudah berumur 17 tahun serta guru saja yang diperbolehkan donor. Jadi yang tersaring hanya ada 50 siswa dari ratusan siswa yang ingin mendonor, serta 20 orang guru yang bisa mendonorkan darahnya. “Kami mengajak guru dan anak-anak dengan target awalnya 30 siswa. Namun setelah disebarkan formulir untuk mendonorkan darah, animo siswa sangat tinggi. Bahkan dari kelas X pun ingin ikut berpartisipasi,” ujarnya kepada Koran Kito di SMAN 7 Palembang, Kamis (27/10).

Ke depan, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat di lingkungan sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dalam memperingatin hari kebesaran nasional maupun hari-hari pahlawan.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Rinoki Rahmad Triansyah. Menurutnya, ia bersama dengan anggota OSIS yang lain telah lama merencanakan untuk mengadakan peringatan hari Sumpah Pemuda dengan kegiatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jadi pihaknya menyebarkan selebaran dan formulir bagi rekannya yang lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, terutama siswa kelas XII. “Saya sangat bersyukur mendapat respon yang sangat baik dari teman yang lain. Jadi kegiatan bakti sosial ini tidak sia-sia. Kami juga bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang dalam penyelenggaraannya hingga semuanya gratis. Kami juga menyediakan teh manis hangat dan telur ayam rebus serta beberapa vitamin, untuk menambah kebugaran mereka setelah mendonor,” tambahnya.

Salah satu pendonor dari kelas XII IPA 2 SMAN 7 Palembang, Muhammad An Nasem mengaku, donor darah untuk tolong-menolong kepada sesama. Dirinya sering menonton pemberitaan mengenai rumah sakit yang kekurangan darah. “Jadi saya merasa iba kepada mereka yang kekurangan darah. Rumah sakit kan stok darah tidak banyak, jadi saya tertarik untuk membantu sesama. Setetes darah sangat penting untuk yang memerlukan. Kedepan, saya ingin mendonor lagi,” ujar siswa yang bercita-cita menjadi tentara ini.ejak