Bisa Dipercaya

Tak Punya Uang, Bambang Curi Getah PT SLI

dscn1393

Palembang – Berdalih untuk kebutuhan hidup, membuat Bambang Sunardi (38) warga Jalan Jepang, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang, bersama kelima temannya nekat mencuri 10 keping getah karet milik PT Sritrang Lingga Indonesia (SLI).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka Bambang harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Kertapati Palembang, setelah ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Kertapati, Senin (24/10) sekitar pukul 23.00.

Berita Sejenis

Mengejar Impian Demi Sang Ayah

Sumsel Bakal Ciptakan Pramuka Berwawasan Ilmiah

Meilia : Utamakan Penunjang Akademik Mahasiswa

1 daripada 3.100

Pelaku ditangkap saat sedang dalam perjalan hendak menuju rumahnya. Sedangkan kelima teman tersangka berinisial M, K, Z, J serta satu orang berlum teridentitas, masih dalam pengejaran pihak Satreskrim Polsek Kertapati.

Menurut pengakuan tersangka, ia baru satu kali melakukan aksi pencurian tersebut, itu dirinya lakukan lantaran tak punya uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Baru sekali, karena himpitan ekonomi pak, tapi belum sempat kami jual,” ujarnya saat gelar perkara, Selasa (25/10) siang.

Lanjutnya, saat melancarkan aksinya, ia hanya bertugas berjaga-jaga diluar area perkebunan karet tersebut. Sementara, kelima temannya M, K, Z, J dan satu orang lagi yang masih buron, masuk ke dalam perkebunan lalu mengambil getah karet.

“Saya hanya nunggu diluar, teman-teman saya itu pak yang masuk ke dalam. Lalu mereka mengambil karet dan dibawanya ke tempat saya menunggu,”tambah tersangka Bambang.

Berdasarkan data yang dihimpun, pencurian yang dilakukan oleh kawanan pelaku terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari. Dimana, pelaku masuk melalui cela-cela pagar seng PT SLI yang berbatasan langsung dengan perumahan warga sekitar Jalan Jepang, Kecamatan Kertapati Palembang.

Kemudian setelah masuk area perkebunan PT SLI, pelaku langsung mengambil getah karet. Dengan cara dipikul, pelaku membawa barang curian tersebut ke kolam bekas galian, setelah itu dihanyutkan ke sungai untuk dibawa ke tempat persembunyian pelaku.

Kapolsek Kertapati, Iptu Deli Haris didampingi Kanit Reskrim Ipda M Uzir mengatakan tertangkapnya pelaku, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang mengatakan jika getah karet PT SLI sudah dicuri oleh kawanan pelaku.

“Berdasarkan laporan itu, kita melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. Pelaku beraksi dimalam hari, bersama lima temannya yang masih buron, pengakuanya baru satu kali, akan tetapi akan kita dalami, dan mengorek keterangan dari tersangka ini,”ucap Deli Haris.

Atas ulahnya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara. “Sedangkan untuk barang bukti, kita amankan beberapa keping getah karet yang dicuri oleh pelaku. Dan pelaku lain, akan terus kita lakukan pengejaran,” tutupnya. (korankito.com/denny)