Bisa Dipercaya

Kelabui Petugas, Buruh Bangunan Selipkan Shabu di Merk Celana 

dscn1118

Palembang – Untuk mengelabui petugas kepolisian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Mariana seorang buruh bangunan Harun (42) menyelipkan narkoba jenis shabu-shabu yang baru saja diambilnya, di balik merk celana pendek yang digunakannya.

Namun, pria yang tercatat sebagai warga Perumahan Dita II Blok H, No FF2, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolsek Mariana, setelah petugas menemukan shabu-shabu yang ia simpan.

Berita Sejenis

Mengejar Impian Demi Sang Ayah

Sumsel Bakal Ciptakan Pramuka Berwawasan Ilmiah

Meilia : Utamakan Penunjang Akademik Mahasiswa

1 daripada 3.100

Menurut pengakuan Harun, narkoba jenis shabu-shabu tersebut, baru saja diambilnya dari seseorang yang dikenalnya dengan sebutan Jenong seharga Rp 200 ribu. Rencananya, barang haram tersebut akan digunakannya sendirian di rumahnya.

“Makai shabu baru 3-4 bulan inilah pak, cuman iseng-iseng saja biar enak bekerja. Saya ambil barang itu dari Jenong, namanya aslinya saya tidak tahu. Rencananya mau saya pakai sendirian di rumah,” ujarnya saat gelar perkara di Mapolsek Mariana, Rabu (26/10) siang.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, tertangkapnya pelaku Harun bermula dari adanya laporan masyarakat yang mengatakan jika akan ada transaksi narkoba di Jalan Samirejo, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Sumsel, Rabu (19/10) sekitar pukul 21.00.

Kemudian, anggota kepolisian Satrekrim Polsek Mariana yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Apriyadi langsung menuju tempat kejadian perkara. Tak lama berselang, datanglah tersangka dengan mengendarai sepeda motor Honda Verza dengan Nopol 3976 JAG.

Polisi yang mencurigai gerak-gerik Harun, mencoba untuk menghentikan laju kendaraan yang dikemudikanya. Akan tetapi, pelaku menolak untuk berhenti, sehingga aksi kejar-kejaran pun terjadi.

Dengan kecekatan anggota Satreskrim Polsek Mariana, tersangka berhasil dihentikan. Saat itulah polisi langsung melakukan penggeledahan di kendaraan dan badan tersangka. Barulah petugas menemukan shabu-shabu, yang disimpan tersangka dibalik merk celana pendeknya.

Tersangka tak dapat berkutik lagi, setelah petugas menemukan barang tersebut. Kemudian, dengan pasta Harun digelandang ke Mapolsek Mariana, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Mariana, AKP Nazirudin mengatakan penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan akan ada transaksi narkoba. Kemudian, denhan dipimpin lansung Kanit Reskrim Polsek Mariana, anggota kepolisian langsung mendatang TKP.

“Saat anggota kita sudah di sana, melintaslah pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Lalu kita hentikan, namun pelaku menolak, maka terjadi aksi kejar-kejaran. Saat kita geledah, ditemukan shabu-shabu di balik merk celananya,” ujar Nazirudin.

Lanjutnya, pelaku bersama barang bukti narkoba shabu-shabu seharga Rp 500 ribu, sepeds motor Honda, dan Ponsel Nokia X 2 sudah diamankan ke Polsek Mariana. “Selanjutnya, tersangka dan barang bukti akan kira serahkan ke Polres Banyuasin,” tutupnya. (korankito.com/denny)